Teruntuk yang tertatih dan tak ada yang memapah.
Teruntuk yang kurang baik dan bahkan tidak baik-baik saja.
Dan teruntuk yang sedang menata hati dari kerasnya hidup ini, semoga selepas luka dan duka ini ada bahagia nyata yang isinya penuh makna.
Dirimu masih hancur
Uangmu masih sedikit
Orang tua belum kamu bahagiakan
Lantas mengapa kamu ingin memiliki seseorang
Kalau mengurus diri sendiri aja belum bisa.
“Jodoh jangan ditunggu, jangan dipikirin. Semakin ditunggu semakin ga dateng, ikhlasin, ketika kita sudah bisa ikhlas lillahi ta’alla, inshAllah datang”
- suatu malam, percakapan alm bapak gw ke kakak gw yg perempuan yg ketika itu uring2an belum nikah