Setiap orang punya alasan yang berbeda untuk bekerja keras.
Ada yang bekerja keras agar bisa membahagiakan kedua orang tuanya.
Ada yang bekerja keras demi menghidupi istri dan anak-anaknya.
Ada yang bekerja keras untuk membeli hal-hal yang dulu tidak mampu dibelikan oleh keluarganya.
Ada yang bekerja keras agar bisa melanjutkan pendidikan dan mengubah masa depannya.
Ada juga yang bekerja keras hanya karena ingin hidup lebih tenang dan tidak lagi menjadi beban bagi siapa pun.
dr. Gia pernah ngomong:
Peluang kita meninggal itu 100%. Sedangkan peluang kita hidup sebenarnya sangat kecil. Jadi jangan sia2kan waktu yang berharga hanya untuk overthinking. Jalani, syukuri, nikmati saat ini.
temenku pernah bilang: “saya tau kalau saya punya tempat buat bersujud. tapi saya juga ingin dipeluk.”
kalimat itu bikin aku langsung mewek, manusiawi banget. iman kuat, tapi tetap butuh pelukan & kehangatan manusia. keduanya penting.
don't say “aku bisa gak ya?”
but say “ya Allah, tolong tuntun aku, berikan aku kemudahan, kelancaran, dan rasa percaya diri biar semua ini bisa jadi nyata” 🥹🤍✨
Ternyata terlalu sayang bisa jadi bumerang buat diri sendiri dan hubungan.
Sepercaya apapun, sesayang apapun, bahkan meski kamu letakkan dia di atas siapapun di dunia ini, selalu siapkan ruang untuk rasa kecewa ya.
Allah maha membolak-balikkan hati manusia. meski masih sangat menyakitkan
Ada satu kalimat dari seorang psikiater yang menurutku sangat membekas:
"Kalau kamu masih bisa terlihat baik-baik saja di depan orang lain, bukan berarti bebanmu ringan. Mungkin kamu memang masih mampu menjalaninya. Tapi hanya karena kamu berhasil memikulnya dengan baik, bukan berarti beban itu tidak berat."
Melibatkan Tuhan dalam segala hal:
Kabar buruknya: Ga selalu dapet apa yang kita doakan.
Kabar baiknya: Selalu dapet sesuatu yang jauh lebih baik dari yang kita minta, bahkan yang ga pernah terpikirkan sebelumnya. Karena rencana Tuhan sering kali melampaui apa yang mampu kita bayangkan.
“katanya diet tapi kok makannya segitu”
kayaknya persepsi tentang diet di masyarakat tuh yang gak makan seharian gitu kah?😭
padahal kan masih makan cuy. diet itu diatur pola makan, porsinya, dan memilih apa aja yang kita makan.
bukan berarti ga makan sama sekali, itu mah bukan diet tapi mendekatkan diri sama Allah😭
Yang kuat ya, jangan kalah sama keadaan, jangan kalah sama tekanan mental, jangan kalah sama trauma kamu. Lelah sih memang, pasti kamu bakal nangis juga, tapi bukan untuk putus asa.
Dewasalah dengan elegan tanpa harus mengemis belas kasihan sama siapapun.
Aku pernah belajar dari seorang psikiater bahwa ada beberapa pola yang sering muncul pada orang yang memiliki luka sejak kecil.
Misalnya, mudah tersinggung, memilih menghindar dan menyendiri saat sedang tertekan, ingin semuanya sempurna, tetapi justru sering menunda pekerjaan.
Sifat-sifat ini tidak selalu berarti seseorang mengalami hal yang sama, tetapi bisa menjadi tanda bahwa ada luka masa kecil yang belum benar-benar pulih. Luka itu biasanya berawal dari pengalaman merasa ditolak, diabaikan, ditinggalkan, atau kurang mendapatkan kasih sayang dan penghargaan.
Stop menganggap remeh perempuan yang memilih menjadi ibu rumah tangga penuh waktu.
Bukan karena mereka tidak punya mimpi atau tidak mampu mengejar karier. Banyak dari mereka justru memilih mengesampingkan keinginan pribadi demi membangun rumah yang hangat, mendampingi tumbuh kembang anak, dan menjadi tempat pulang bagi keluarganya.
Menepikan ambisi pribadi dan mengubur gelar akademis demi mengabdi pada keluarga adalah pengorbanan sunyi yang tidak semua orang punya mental sekuat itu untuk menjalaninya. Tidak ada tepuk tangan, tidak ada penghargaan setiap akhir bulan, tetapi mereka tetap bangun setiap hari dan memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang mereka cintai.
lu pernah gasih nangis pas lagi stress dan capek bgt, terus tiba2 malah jadi nangisin keluarga, nangisin takdir, ekonomi dan nangisin kehidupan yang kek gini, bahkan sampe mikir “ini gua hidup disuruh Tuhan cuma buat ngerasain terpuruk kah? fase bahagianya kapan bjirrr”.
Titik terendah gue:
Gue pernah berdoa dan memohon kepada Tuhan agar menyelamatkan gue untuk gak bunuh diri, karena gue sangat ingin hidup walau gak tau caranya gimana.
Selalu kagum sama para single parent yang membesarkan anaknya sendirian.
Nggak kebayang seberapa banyak lelah, tangis, dan pengorbanan yang mereka sembunyikan setiap hari. Tapi mereka tetap bertahan demi anak-anaknya.
Kalian luar biasa. you got my biggest respect. 🤍