Memang di era Coach STY, penyerang gak dituntut untuk bikin gol.
Karena di sistemnya, gol datang dari lini kedua.
Yang ngomong Ilija Spasojevic yang pernah dapat kesempatan juga di Timnas bersama Coach STY.
Satu pemain yang admin ingin dilihat langsung bermain di GBK adalah nomor 14 ini.
Mungkin kita tidak akan lama lagi melihat tarian sang maestro lini tengah ini 🥲
WHAT IF! 👀
Kalau ET sadar diri dan memilih mengundurkan diri, kandidat Ketum PSSI baru ada satu nama yang menurutku LAYAK!
The mastermind Pak Presiden Como, Mirwan Suwarso! 🔥
#TimnasDay
Perlu diingatkan lagi, Joko Widodo berulang kali menyatakan proyek KCJB menggunakan skema business to business (B2B), sehingga tidak menggunakan APBN dan tidak memerlukan jaminan pemerintah.
Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi, berkali-kali menegaskan bahwa utang proyek tidak akan dibayar menggunakan APBN dan mengkritik pihak yang menyebut proyek itu akan menjadi beban negara. Bahkan pada 2025 ia kembali mengatakan tidak pernah ada permintaan agar utang Whoosh dibayar memakai APBN. (tautannya: https://t.co/CJjEJwqPn4)
Sejumlah pejabat KCIC dan kementerian pada masa itu juga konsisten menyampaikan narasi bahwa proyek bersifat komersial (B2B) sehingga risikonya berada pada perusahaan, bukan negara.
Tak terhitung juga para politisi dan buzzer pendukung Jokowi saat itu yang menyampaikan narasi ini dan menyerang mereka yang mengritik KCIC. Jika sejak awal proyek dijanjikan sepenuhnya B2B tanpa membebani negara, mengapa kini penyelesaiannya harus diambil alih pemerintah?
Bagaimana pertanggungjawabannya? Kemana mereka sekarang?
Kalau LBP sih masih punya jabatan sih.
sepakbola pun tau ketika hendak dijadikan kendaraan politik. selama sepakbola masih ditunggangi badut politik, selama itu pula sepakbola kita jalan di tempat. saatnya tagih janji perbaikan grassroot, piala liga dan liga wanita.
“4th round WC qualification”
“We got Reijnders”
“Herdman will bring us to our first ever AFF Cup”
“We would easily qualify out of this group”
TALK NOW MFS! BYE BYE INDOS! 😭
Harusnya birokrasi gendut lo tuh bisa ngebantu logistik sekolah di pelosok. Gobloknya pemerintahan lo, kerjanya cuma administratif doang. Pejabat lo ngga ada akuntabel, ngga transparan, dan ngga pernah berorientasi output-based. Lo yg gagal jadi presiden, negara lain diseret2.