Gak perlu jadi Kobe fans, Lakers Fans, Basketball Fans, bahkan sports fan buat berduka. Gak perlu jadi orang tua dengan anak perempuan. Manusia dengan empati pasti menangisi tragedi. "kek tau Kobe aja" "ah tweet ikut2an doang" don't be that guy. Perasaan berduka bukan kompetisi.
Teman boleh banyak, sahabat sedikit aja. Yang nggak judgmental, nggak ngerepotin, nggak bawa bad vibes, nggak segan membantu, dan nggak harus selalu ketemu. Yang penting pas butuh, ada. Sisanya ya jalanin hidup masing-masing.
Kawanmu yang S2 di luar negeri tak akan posting saat homesick.
Kawanmu yang baru menikah tak akan posting saat galau cicilan.
Kawanmu yang bergaji besar tak akan posting saat dimarahi bos.
Tak usah bandingkan 24/7 hidup kita dengan secuil hidup orang yang terfilter di internet.
kalo gak kenal2 amat
gak deket2 amat
apalagi belom pernah ketemu
kurang2in manggil nyet, jing, ler, tak, tik, bum, suwer, metal
beneran deh
sok kenal mah gpp
sok asik itu yang jangan
tiap mau hapus2in screenshot di galeri hati kecil selalu berbisik
"jangan hapus dulu, itu nanti pasti berguna, yang ini juga, itu juga tuh, lanjut ngaji aja udah"