Saya orang Mojokerto, wong ndeso. Saya menyaksikan banyak saudara atau tetangga yang hijrah ke Jakarta sejak saya kecil untuk mencari penghidupan yang lebih baik.
Sebagian besar berhasil, sebagian lain kembali lagi ke Mojokerto karena tak kuat hidup di rantau.
Saya pribadi, tak pernah sekalipun ingin tinggal di Jakarta.
Apalagi saat mendengar berita seperti kondisi udara di Jakarta saat ini, saya benar-benar semakin yakin pilihan saya untuk tetap di kota kecil adalah pilihan tepat.
Saya selalu ingat salah satu lirik lagu Iwan Fals berjudul "Lagu Dua" yang bilang: Jakarta sudah habis.
Salut bagi Anda yang "kuat" tinggal di Jakarta. Saya jelas tak kuat. Saya tetap di Mojokerto saja. Sebuah tempat "di mana Tuhanku menitipkan aku".
Russia is supplying the Myanmar military with fighter jets and training pilots how to use them as the country's military is facing a countrywide armed uprising –and troops are struggling to hold ground and recruit foot soldiers https://t.co/i78COTEAvq
Old joke about agnostic technologists building artificial super intelligence to find out if there’s a God.
They finally finish & ask the question.
AI replies: “There is now, mfs!!”