@transjawirout Kenapa terlalu banyak asumsi? Kalau tidak yakin tanya untuk minta konfirmasi dan fokus ke topik debatnya. Kalau memang udah kehabisan argumen, tinggal bilang aja, semudah itu. Baca soal straw man fallacy.
Muslim kayak lu memang belum pantas untuk diajak berdebat. Masih dungu.
Dikira VOC dan Pemerintah Hindia Belanda melakukan perbudakan kayak di film-film kali ya, baca lagi sejarahnya.
Pagaruyung pernah minta bantuan Belanda untuk menghadapi Padri. Sebelum akhirnya kalah dan Padri melakukan Islamisasi. Dari sini proses penjajahan dimulai, adat dari
@argumentatif@andikamalreza Ngelawak soal Minang dijajah Islam, padahal yg lo bela justru suku yang paling gampang ditaklukin Belanda lewat misi zending & baptis massal. Buka sejarah: 1834โ1907, Belanda & zending Jerman ngacak-ngacak Tapanuli, bangun sekolah misionaris buat cuci otak lo biar cinta kolonial.
@transjawirout Dan sekarang dijajah islam, ya jangan berharap maju juga, kan masih dijajah. Ada istilah stockholm syndrome.
Jangan ngomong kemerdekaan kalau lu masih muslim atau masih beragama. Otak terjajahmu ga bakal mampu memahami ini semua.
@transjawirout Ketiga, soal VOC. Wilayah lemah akan dijajah negara/badan yang lebih punya power. Realitanya wilayah-wilayah di archipelago yang sekarang indonesia, lemah & tidak punya wawasan global. Memang kalah maju dengan peradaban barat, itu realita. Mau ngomong apa kita?
@transjawirout Terakhir, kemerdekaan indonesia dipermudah dengan adanya PD-II. Kontribusi ulama dan kelompok agamis hanya kecil, tidak signifikan. Kontribusi tokoh pergerakan seperti soekarno, hatta, dll lebih nyata.
Karena kemerdekaan didapatkan via politik, jalur-jalur perundingan.
@transjawirout Islam dibawa orang lokal? Kan sebelumnya udah jelas padri pakai jalur kekerasan dan pembantaian, mirip awal-awal islam disebarkan sampai andalusia oleh kekhalifahan umayyah, penaklukan & pemaksaan, berdarah-darah.
Kalau ini jelas motifnya Islamisasi, harta & wilayah cuma bonus.