Pernahkah kamu melanggar peraturan sebelumnya?
Misalnya, menerobos lampu merah, terlambat masuk ke dalam kelas, atau melanggar protokol kesehatan yang dicanangkan Pemerintah, yang setelahnya biasa memunculkan perasaan bersalah yang teramat sangat.
Munculnya perasaan bersalah ini disebabkan adanya ketidaksesuaian antara tindakan dan hati nurani kita. Maka dari itu, selaraskanlah apa yang ada di hatimu, yang terucap oleh lisanmu, dan yang terlihat dalam tindakanmu.
Apakah kamu menyukai kebohongan?
Pastinya, kamu akan bilang lebih suka kejujuran, 'kan? Namun, di sisi lain kamu masih tetap hobi nonton video hoax, teori Bumi datar, atau hobi nonton konten bermuatan kebohongan lainnya. Artinya kamu suka kebohongan untuk memberimu kesenangan.🙊
Kejujuran itu perlu kamu biasakan baik input maupun outputnya. Selain kamu biasakan diri berperilaku jujur, kamu juga perlu biasakan menyaring dan membedakan mana hal yang jujur dan mana hal yang rekayasa semata. 😁
Hai LPDPrens!
Masih adakah di antara kita yang belum mengetahui siapa nama ketua RT di tempat tinggalnya? Atau bahkan ada yang tidak mengenal tetangga depan rumah? Atau bahkan pura-pura tidak di rumah ketika ada kerja bakti di lingkungannya?
Wah wah wah, LPDPrens pasti tidak ada yang seperti itu ya, kan? Pasti LPDPrens memiliki kepedulian yang sangat tinggi.
Rasa peduli itu sangat penting, ya LPDPrens. Baik untuk diri kita sendiri maupun bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Hai sobat Antho!
Apakah kalian pernah menyampaikan opini namun data pendukungnya ternyata sudah tidak valid lagi? Jika pernah, pasti kalian merasa malu, bukan? Tidak hanya malu, mungkin orang juga akan meragukan argumen atau bahkan mempertanyakan pengetahuan kita.
Sedikit cerita tentang tokoh inspiratif lokal dari Banyuwangi yang namanya sudah tidak asing lagi. Di video ini saya bercerita sedikit tentang mantan bupati Banyuwangi Bapak Abdullah Azwar Anas.
@LPDP_RI@pk179_lpdp
Masih sangat jauh perjalanan saya untuk bisa membawa dampak yang massive seperti beliau, tapi semoga selayaknya beliau saya dapat menggunakan passion yg saya miliki untuk membawa kebaikan bagi orang lain :)
Apa kalian pernah mengatur janji bertemu teman dekat, namun saat bertemu malah keasyikan main media sosial?
Sekadar informasi, ini disebut fenomena yang dekat terasa jauh.
Fenomena yang perlahan-lahan meruntuhkan budaya bersosialisasi.
Untuk itu, mulai saat ini-
(Part 1) Dalam 10 tahun @LPDP_RI telah memberikan bantuan pendanaan pendidikan bagi puluhan ribu putra putri terbaik bangsa. Semoga upaya ini akan semakin berkembang di masa depan sehingga lebih banyak lagi SDM Indonesia yg berdaya saing global-
One of the most important lessons I learned for the past five years is how powerful manifestation is. When we have dreams we want to achieve and we put our thoughts, energy, and actions toward those, it will help us to stay on track and to stay motivated.