Juragan di masa lalu miara anak macan utk nakut2in maling. Anak macan skrg udah jadi macan dewasa & terlalu gede utk diatur. Akhirnya anak macan dilepas. Ketika macannya meresahkan warga, juragan bilang “Moon maap, kami udah gak miara macan”.
Ada yg takut Covid.
Ada yg takut ga punya pemasukan.
Ada yg takut elektabilitas orang yg dia benci naik, sementara elektabilitas orang yg dia cinta turun.
Ya.. Betapa pun masih untung buzzer bekerja atas dasar duit. Jika mereka bekerja atas dasar keyakinan bhw yg mereka buzzing adalah suatu kebenaran, wah Indonesia ud lebih berdarah2 lagi. Antar-buzzer akan betul2 berperang di darat. Dorongan duit tak sebesar dorongan keyakinan.
Jutaan anak tumbuh dengan nasihat dari orangtuanya, "Belajar yang rajin, biar kalau besar nanti kamu pintar seperti Pak Habibie."
Pak Habibie, Sang Guru Bangsa, telah berpulang, tapi inspirasinya tetap hidup. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
#ABW
Hoax lebih mudah dikenali. Framing jauh lbh susah dikenali kecuali oleh wartawan dan mantan wartawan (jelek2 gini aku pernah 8 tahun jd wartawan Kompas 1990-1998, dan sampai skrng masih aktif menulis kolom di koran). Tapi yg digencarkan perang melawan Hoax, bukan melawan framing.
Knp aku gak tahan lihat acara2 lucu2an di TV dan cepat kupindah channel atau kumatikan, karena hampir semuanya pakai "Lu-Gue"!!!! Seolah2 Indonesia ini cuma Jakarta!!!
Bedes2/bedeswati daerah yg mau "Lo Gue" ya silakan. Tp asal tahu aja, aku hampir 30 tahun tinggal di Jakarta tetep gak "Lo Gue" jg bisa kok? Aku ngrasa bukan aku aja kalau ngomong "Lo Gue"