Menteri Desa PDT *Yandri Susanto* , menyambut positif deklarasi Perangkat Desa mendukungan Program KDMP dan MBG, karena menyasar langsung ke masyarakat, dalam Rakernas PPDI di Operational Room Kantor Kemendesa PDT Kalibata, Rabu (17/6/2026).
#KementerianDesaPDT#BPSDMKementerian
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H ππ
Semoga momentum pergantian tahun ini menjadi inspirasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, mempererat silaturahmi, dan meraih keberkahan dalam setiap usaha yang dijalankan.
@YandriSusanto@ARizaPatria#KementerianDssaPDT
Ruang kritik dan masukan selalu terbuka.Tetapi jangan mengaburkan fakta mereka sedang bekerja dan tengah berjuang bersama membawa kepentingan bangsa di panggung dunia.
Sumber informasi: _Sekretariat Kabinet_
@YandriSusanto@ARizaPatria@KemensetnegRI#KementerianDesaPDT
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meresmikan 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selengkapnya di https://t.co/OePg5BzGK2
#KemendesaPDT#BangunDesaBangunIndonesia#BPSDMKemendesaPDT
Jumat, 8 Mei 2026, suasana sekolah-sekolah di Cakung, Jakarta Timur, berubah mencekam.
Ratusan siswa SDN Cakung Timur 01, SDN Ujung Menteng 02, dan SDN Ujung Menteng 03 yang biasanya riang gembira setelah makan siang program embege tiba-tiba merasakan badan lemas. Tak lama kemudian, gelombang mual, muntah, demam, dan diare menyerang mereka.
Menu hari itu dari SPPG Pulo Gebang mencakup bakmi Jawa ayam suwir, jamur crispy, pangsit tahu, semangka, dan lalapan. Bakmi Jawa pun jadi tersangka utama. Puluhan anak dilarikan ke Puskesmas Cakung Timur, RS Citra Harapan, dan rumah sakit sekitar. Ranjang pasien penuh sesak, beberapa anak bahkan berbagi tempat tidur. Total korban mencapai lebih dari 230 siswa dan beberapa guru.
Kondisi mereka kini relatif stabil, tapi trauma itu masih membekas. Program yang dimaksudkan untuk memberi gizi malah jadi mimpi buruk di Cakung. Semoga ini jadi pelajaran keras agar keamanan pangan anak-anak tak lagi dipertaruhkan.π€¨
Biadab.. !! π‘π‘π‘ Dari kemarin gak viral2 ini kasusnya!! Bantu UP gaesshh.. !! Sampe pelaku di hukum seberat2nya!
Seorang siswi sekolah dasar (SDN) berinisial AKS (12), yang diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI di wilayah Kodim 1417/Kendari, Sertu Majid Bone, dilaporkan mengalami depresi. Korban cenderung mengurung diri di dalam kamar, kerap melukai tubuhnya dengan cara mencakar, serta sering menangis histeris karena ketakutan.
Tante korban berinisial VN mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tinggal bersama keluarga di perumahan milik terduga pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Namun, sejak kasus ini mencuat, keluarga memutuskan pindah dan kini tinggal di rumah nenek korban di Kota Kendari.
Selama berada di rumah neneknya, korban disebut enggan keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. Saat bersama keluarga, korban cenderung diam dan tidak ingin bercerita.
VN menuturkan, kondisi korban justru memburuk saat berada sendirian. Korban kerap menangis histeris, menunjukkan rasa takut berlebihan, bahkan melukai tubuhnya sendiri hingga menimbulkan luka.
βKondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya dan menangis histeris karena ketakutan,β ujar VN, Minggu (3/5/2026).
Baca selengkapnya di https://t.co/sQhrdmxzRA