X DO YOUR MAGIC
MASA KITA KALAH SAMA ALGO⏳️
Buktikan post ini bisa sampai kepada semua penghuni X wak.
Pemerintah bungkam kita lawan
X membungkam kita makin gaungkan lebih kencang
Dukung suara rakyat sampai kezaliman tumbang 🙌✊️
Hideo Kojima on the end of physical disc production for video games:
"Since production is ending in 2028, this is about video games, but I grew up with physical media, so I find it really sad. Currently, I’ve been buying up a lot of Blu-rays, such as various movies, and CDs too.
The situation is different for games, as they are downloaded to the hard drive, that means the game data remains on your own hardware. However, if things shift to streaming in the future, that won’t be the case anymore.
With streaming subscription services, like Netflix or Amazon, there is a server somewhere, and you essentially just have the right to turn the tap, and when you do, the data flows out. That’s how movies work on these platforms, right? You don't download the data, you access it directly through a subscription. And the consequence of that is that you don't actually possess the data yourself.
There are companies that own these servers and let you 'turn the tap' for a monthly fee. However, with nations, politics and various ways of thinking, one naturally has to consider the possibility that if there is a change, the data inside will stop being distributed. And if that happens you won’t be able to watch or play the movies and games you like.
That is what is frightening.
So, what is happening to video games in 2028, might also happen to movies. I’d like everyone to keep that in mind."
*Now with even more content! *
The 'Beyond the APEX' Gran Turismo Magazine:
An online guidebook for understanding the mechanism behind cars and driving technique
📖 https://t.co/oXUE4YUGz2
Now the guide has been greatly expanded and released on gran-turismo. com!
CHAPTER 1: Automotive Engineering
CHAPTER 2: Review: Mechanism
CHAPTER 3: Review: Tuning & Settings
CHAPTER 4: How to get started with Gran Turismo
CHAPTER 5: Photographing Cars
This includes new edits of the physics, mechanics and tuning of cars first published in the "Apex" magazine offered with limited edition versions of the Gran Turismo series in the past, and will deepen your knowledge of cars from the ground up.
"Beyond the APEX" is provided in 8 different languages, and can also be accessed from the in-game menu in our current title, Gran Turismo 7.
#GT7 #GranTurismo
A Valve employee says buying RAM has become much harder due to the ongoing memory shortage and rising demand from AI companies.
According to the employee, memory suppliers come to Valve once a month with a price and a set amount of RAM they can buy.
Valve either accepts the deal or passes on it. If the company says no, the suppliers usually don’t come back with another offer.
“Look, there’s no contracts. There’s nothing. Those guys… they give us a price every month or something and they say, ‘you can buy that many,’ and it’s yes or no. And if we say no, then they never talk to us again.”
The company says the current market has made hardware components much more expensive than usual.
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
UPDATE TERKINI🚨🚨🚨⚠️⚠️⚠️
Lampu jalan telah di matikan di area demonstrasi. Pesan untuk seluruh peserta bubar sekarang dan jangan terpisah , buat perkelompok min 5 orang. Pastikan camera hp tetap aktif.
Hati² jika terjadi chaos nanti kalian di culik. Kabarnya kelompok provokator sudaj disebar dengan barcode hitam hitam.
Bubar sekarang adek adek ku🙏🙏🙏😭
Presenting another look at the latest instalment in the Kingdom Hearts series.
Kingdom Hearts IV will launch simultaneously on Nintendo Switch 2, PlayStation 5, Xbox Series X|S, Xbox on PC, Epic Games Store and Steam!
Stay tuned for more updates.
Final Fantasy VII Revelation, the thrilling conclusion of the FFVII Remake Series, launches simultaneously on PlayStation 5, Nintendo Switch 2, Xbox Series X|S, Epic Games Store and Steam in Spring 2027.
リメイクシリーズ完結編
『FINAL FANTASY VII REVELATION』
2027年春 全プラットフォーム同時発売決定
PlayStation 5 / Nintendo Switch 2 / Xbox Series X|S / Microsoft Store on Windows / Steam / Epic Games Store
#FF7リベレーション#FF7R
Summer Game Festで発表した『FINAL FANTASY VII REVELATION』の映像ですが、日本語ナレーション版もご用意しています。ぜひこちらもご覧ください。
-
This is the footage we presented at Summer Game Fest for FINAL FANTASY VII REVELATION. We’ve also prepared a version with Japanese narration, so please take a look.
#FF7R
Kata banyak pendukung prabowo
kenapa rupiah melemah terus
karna kita menolak utang dari IMF
tapi pas iseng liat negara tetangga
merrka juga ngelakuin hal yang sama
tapi kok tetap menguat ???
soalnya dimalaysia tuh:
- ga ada demo2 buruh
- berhasil gaet investor nvdia, microsoft, google sebagai engine utama nya ai
- ga ada mbg mbg-an dan kopdes kopdesan apalgi jalan jalan keluar negeri
masih mau nyalahin orang lain
atas kejatuhan kita?
soros lah, IMF lah , antek antek lah
besok apalgi nih?
Sedikit advice untuk tim kabinet dan pejabat:
Tolong jika lain kali ketika ada video kritik yg viral, jangan buru2 direspons.
Bedah per menit, respons dengan data.
Hindari bahasan personal.
Menggeser kritikan ke arah personal, itu menghilangkan inti dari video balasan.
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir.
Dan dia ngomongnya
bukan sebagai pembela Nadiem.
Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja.
Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah:
Ahok bilang dengan sangat tegas:
pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika.
Chromebook itu bukan laptop biasa.
Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus.
Harganya jauh lebih terjangkau
dari laptop konvensional.
Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau.
Ahok kasih contoh nyata.
Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar.
Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia.
Itu bukan mimpi.
Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada.
"Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan.
Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia."
Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat:
Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang:
"Saya pikir ini sengaja."
Logikanya sederhana dan sangat keras.
Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai.
Lebih sulit dibohongi.
Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu.
Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa.
Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan.
MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama.
Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana.
"Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus,
kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?"
Yang paling menohok soal survei dan legitimasi:
Ahok tidak berhenti di situ.
Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas.
Pemerintah melakukan survei.
Rakyat bilang mereka suka makanan gratis.
Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG.
Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan.
Tapi Ahok membaliknya:
kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata.
Itu bukan preferensi yang genuine.
Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi.
"Mereka juga pintar.
Dia survei, Pak.
Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi."
Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun:
Ahok tidak membela Nadiem secara personal.
Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah:
Menteri itu tidak pernah menyentuh
anggaran secara langsung.
Menteri membuat kebijakan.
Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya.
Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah:
apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit?
Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri?
PPATK sudah menjawab:
tidak ada.
Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun.
"Saya pikir ya ini soal profesionalisme.
Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya."
Ahok tidak sedang bicara soal
Chromebook sebagai produk.
Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa:
apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa?
MBG memberikan makan hari ini.
Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup.
Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan.
Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Waduh, investor mulai berani teriak!
Sedang beredar surat terbuka dari Kamar Dagang Tiongkok (CCC Indonesia) langsung buat Presiden. Isinya benar-benar tamparan keras buat wajah birokrasi kita!
Bayangin aja, mereka terang2an bongkar borok yg dihadepin investor/pengusaha di lapangan:
1. Pungli & Pemerasan: Mereka mengeluhkan adanya praktik korupsi dan pemerasan oleh oknum berwenang yang sudah sangat mengganggu operasi bisnis.
2. Ada denda kehutanan "rekor" sebesar US$180 juta yang dijatuhkan secara sepihak dan dianggap berlebihan.
3. Kebijakan nikel berubah-ubah mendadak sampai bikin biaya produksi melonjak 200%
4. Birokrasi korup. ada masalah, saluran resmi macet, tapi kalau lewat perantara dan pake pelicin baru masalah bisa beres.
Gimana mau ekonomi tumbuh 8% kalau investor aja merasa dirampok dan ga ada kepastian hukum?. Nasib jutaan pekerja sekarang di ujung tanduk karena ketidakmampuan pemerintah menjaga iklim usaha yang bersih. Mana ini Bowo katanya mau sikat korupsi, jangan sampai Indonesia dicap sebagai sarang pungli internasional
surat terbuka dari CCCI bisa dibaca selengkapnya di: https://t.co/yOgVQdAKWr
🚨GOOGLE JUST SILENTLY DOWNLOADED A 4GB AI MODEL TO YOUR COMPUTER WITHOUT ASKING.. WITHOUT TELLING YOU.. AND WITHOUT ANY WAY TO STOP IT..
If you use Chrome.. There's a good chance a 4 gigabyte file is sitting on your hard drive right now that you never agreed to download..
It's called Gemini Nano.. Google's on-device AI model.. A security researcher just proved it installs itself with zero clicks.. Zero prompts.. Zero notifications..
Alexander Hanff set up a completely fresh Chrome profile.. Didn't click anything.. Didn't scroll.. Didn't type a single keystroke.. Just opened the browser and watched..
14 minutes and 28 seconds later.. Chrome had silently scanned his hardware.. Read his GPU, RAM, and storage.. Then wrote a 4GB file to his hard drive.. No permission dialog.. Nothing..
Chrome's own logs show the download begins BEFORE the settings page where you could opt out is even loaded.. The file starts installing before the refusal button exists..
As of Chrome 148.. Any website you visit can trigger this download.. One line of JavaScript.. You click a link to read a blog post.. That click counts as "user activation".. And Chrome silently pulls 4GB in the background..
No install prompt.. No consent dialog.. Google's own docs admit this..
Your laptop overheats.. Storage disappears.. Battery drains.. And you have no idea why..
The model doesn't even work well.. Cloud requests take 1.3 seconds.. The local model at worst case takes over 9 minutes for a single response..
Google is using your storage, electricity, and bandwidth to run an AI that's 40 times slower than their own servers..
And the "AI Mode" button in Chrome's address bar.. Doesn't even use the local model.. It sends everything to Google's cloud anyway..
You pay the storage penalty.. The heat penalty.. The bandwidth penalty.. And the visible AI feature ignores the local file entirely..
Because Chrome fails to clean up old versions.. Users are finding 12GB or more of duplicate AI files stacked on their drives..
Palo Alto Networks found a vulnerability where a browser extension could hijack the local AI model's permissions.. Accessing your webcam.. Microphone.. Local files.. Through an AI you never installed..
Here's how to check if it's on your machine..
Windows.. C:\Users\[YourName]\AppData\Local\Google\Chrome\User Data\Default\OptGuideOnDeviceModel\
Mac.. ~/Library/Application Support/Google/Chrome/Default/OptGuideOnDeviceModel/
If there's a file called weights.bin.. Google downloaded their AI to your computer without asking..
To stop it.. Type chrome://flags.. Search "optimization-guide-on-device-model" and disable it.. Search "prompt-api-for-gemini-nano" and disable that too.. Restart Chrome.. Then manually delete the folder..
If you don't disable the flags first.. Chrome redownloads the 4GB file on next launch..
Firefox requires explicit opt-in for AI.. Apple Intelligence requires explicit consent.. Chrome just takes your hard drive..
Google didn't ask to use your storage.. Your electricity.. Your bandwidth..
They just took it.
Steam Controller ran out faster than we anticipated, and we hate that not everyone who wanted one was able to get it. We’re working on getting more in stock and will have an update on expected timeline soon.
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu hal paling mengejutkan yang bisa terjadi dalam tata kelola keuangan negara.
Pemerintah sudah membuka 35.476 lowongan kerja untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 April dan ditutup 24 April 2026 besok.
Tapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa orang yang bertanggung jawab atas kas negara mengaku tidak tahu dari mana uang untuk menggaji puluhan ribu pegawai itu akan datang.
Kata-katanya sangat eksplisit.
Koperasi saya enggak tahu.
Yang lain saya enggak paham.
Berhenti sebentar dan pahami itu.
35.000 orang lebih akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Gajinya belum ditentukan secara detail Zulhas hanya bilang menyesuaikan tingkat kelulusan.
Sumber anggarannya tidak jelas Menkeu hanya tahu cicilan Rp40 triliun per tahun untuk koperasi tapi tidak tahu apakah itu sudah termasuk gaji pegawai atau belum.
Dan proses rekrutmen sudah berjalan penuh tanpa ada kejelasan fiskal yang konkret.
Ini bukan pertama kali pola seperti ini terjadi.
MBG diluncurkan 6 Januari 2025 sementara anggarannya masih diblokir dan belum bisa dicairkan. Mitra direkrut, dapur dibangun, makanan dikirim semua pakai uang sendiri dulu sambil menunggu reimbers yang entah kapan.
Baru belakangan sistem dibenahi.
Motor listrik Rp1,2 triliun untuk BGN muncul di anggaran tanpa penjelasan yang memadai tentang relevansinya dengan program makan bergizi.
Proyek IT Rp1,2 triliun yang klarifikasinya hanya narasi tanpa data yang bisa diverifikasi publik.
Dan sekarang 35.000 pegawai BUMN direkrut dengan sumber gaji yang bahkan Menkeu sendiri tidak tahu.
Polanya sangat konsisten dan sangat mengkhawatirkan.
Program diluncurkan dulu, rekrutmen dibuka dulu, pengumuman dibuat dulu sementara pertanyaan paling fundamental tentang dari mana uangnya dijawab dengan nanti saya pastikan.
Yang membuat ini lebih serius adalah konteksnya sekarang.
Tiga Dirjen di Kemenkeu baru saja dicopot bersamaan kemarin. Ada isu APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan yang belum dikonfirmasi atau dibantah dengan data konkret.
Ruang fiskal sudah sangat tertekan dengan MBG yang menyedot hampir Rp1 triliun per hari, perang Iran yang membuat harga energi melonjak, dan penerimaan pajak yang tertekan.
Di tengah semua tekanan fiskal itu pemerintah membuka 35.000 lowongan baru tanpa kejelasan anggarannya.
Ada juga pertanyaan teknis yang sangat serius soal rekrutmen ini yang perlu dijawab.
Pertama — status pegawainya adalah karyawan BUMN.
Koperasi Desa adalah entitas yang secara hukum berbeda dari BUMN. Lalu mengapa rekrutmennya melalui Panselnas dan statusnya BUMN?
Ini adalah pertanyaan legal yang sangat mendasar.
Kedua — 30.000 dari 35.476 posisi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Ini adalah perusahaan yang baru dibentuk.
Apakah PT ini sudah memiliki struktur corporate governance yang memadai untuk mengelola 30.000 pegawai sekaligus?
Ketiga — rekrutmen menutup usia maksimal 25 tahun. Artinya ini menyasar fresh graduate dan diploma baru lulus.
Dengan gaji yang belum jelas, ditempatkan di koperasi desa yang baru dibentuk, dengan status yang tidak jelas antara BUMN atau bukan ini adalah kondisi kerja yang sangat tidak ideal dan berpotensi mengorbankan puluhan ribu anak muda.
ketika Menteri Keuangan sendiri bilang tidak tahu sumber anggaran untuk program yang sudah berjalan dan sedang direkrut puluhan ribu pegawainya, itu bukan sekadar masalah komunikasi antar kementerian.
Itu adalah bukti bahwa program-program besar ini diluncurkan tanpa perencanaan fiskal yang matang dan terkoordinasi.
Dan yang paling menggelisahkan adalah ini sudah terjadi berulang kali dengan pola yang sama.
Luncurkan dulu, urus anggarannya belakangan.
Dan yang selalu menanggung konsekuensinya adalah uang pajak rakyat yang terus mengalir tanpa kepastian akan ke mana dan untuk apa tepatnya.