Dengan pelantikan ini, BNN berharap terbentuknya soliditas kepemimpinan yang mampu memperkuat kinerja organisasi, memperluas jangkauan program, dan mempertegas komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.
Mengawali Desember 2025, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan BNN, pada Senin (1/12).
Saat ini, BNN terus melakukan transformasi untuk menghadirkan peran yang lebih nyata dan semakin berdampak bagi masyarakat. Upaya tersebut menuntut kecepatan eksekusi, ketepatan kebijakan, serta sense of crisis dalam menghadapi dinamika permasalahan narkotika di Indonesia.
โPara pejabat sekalian memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan harkat dan martabat kemanusiaan dari kerusakan akibat narkotika, yang merupakan tugas utama BNN,โ ujar Kepala BNN RI.
Dalam amanatnya, Kepala BNN RI berpesan agar para pejabat yang baru dilantik melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Sejalan dengan spirit โWar on Drugs for Humanity", perangi narkoba demi kemanusiaan.
Asep Saepudin sebagai Kepala BNN Provinsi Jambi; Yulianus Yulianto sebagai Kepala BNN Provinsi NTT; Dedy Tabrani sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah; Vera Kartiana Aprilia sebagai Kepala Biro Keuangan; serta Rose Iptriwulandhani sebagai Direktur Pascarehabilitasi.
Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Kepala BNN RI melantik tujuh pejabat baru, yakni Asep Taufik sebagai Kepala Biro SDM Aparatur dan Organisasi; Syamsul Bahar sebagai Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (PLRKM);
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Moh. Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, ini dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Moh. Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, ini dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi.
"Kontennya udah simple dan interaktif kok masih susah FYP"
Curiga dong kontennya yg jelek atau salah target audiens?
Ini cerita pengalamanku bikin Video Tiktok sempat stuck 200 view, hingga perlahan bisa melesat ke 1M view
Kamu bisa pakai "Hook - Story - Offer"
๐งตApa lagi nih?