Wawancara terhadap seorang investor: ia jelaskan alasan investor luar enggan berinvestasi ke Indonesia. Dia bercerita pengalamannya 5 tahun lalu saat di Indonesia. ๐ฏ
๐ข Tutorial membuat sticker Whatsapp bergerak ๐ข
1. Unduh dan buka aplikasi https://t.co/b4X5QS2k4U di ponsel Anda (tersedia untuk Android dan iOS).
2. Masuk menggunakan akun Google atau Apple Anda.
3. Ketuk ikon "+" (Tambah) di bagian bawah layar, lalu pilih opsi "Animated" (Animasi/Video).
4. Pilih video yang ingin Anda jadikan stiker dari galeri HP Anda.
5. Potong durasi video agar tidak terlalu panjang (idealnya 1-3 detik saja).
6. Tambahkan teks, emoji, atau hiasan lain jika diperlukan, lalu ketuk "Next" (Selanjutnya).
7. Buat paket stiker baru dan beri nama pak tersebut.
8. Ketuk "Add to WhatsApp" (Tambahkan ke WhatsApp). Stiker Anda kini siap digunakan!
Gibran ini beneran kosong ya.
Jadi, dia lagi kunjungan ke Gorontalo. Ada sesi ngobrol sama petani. Petani itu cerita kalo ada kendala ketika panen. Nah, kata petani yg jadi masalah itu jalan buat combinenya belum ada, shg harus mikul tangganya.
Tapi malah ditangkep sama Gibran, kalo combine harvesternya itu dipikul. Lah, combine kan traktor gede ya, mana ada dipikul. Petaninya jadi bingung sendiri.
Kocak bener wapres kayak gini.
๐ญ๐
LOGIKA ORBA |
Masalah negara adalah aib keluarga, tak boleh diumbar ke tetangga.
_______________
"Anggota saya tiga orang meninggal........
....keluarganya habis........"
Ini emosional diversion, duka personal dipakai utk ; membendung kritik struktural, mengebiri fungsi kontrol publik, mengalihkan isu kebobrokan sistem regulasi negara ke "air mata dukacita".
Jika "air mata dukacita" dipakai sbg dinding "batalion perlindungan" dari badai kritik publik, maka sebenarnya negara sedang menyelamatkan citra, bukan nyawa.
____________
Di panggung krisis bencana ekologis, KSAD justru tampil lebih mirip juru bicara & penjaga citra istana, daripada menjaga profesionalisme militer di ruang demokrasi.
Bahkan, ia seperti "wasit narasi publik", mengatur ruang publik, menegur media, menginstruksikan "jangan diekspos".
KSAD sedang "lompat pagar" ke domain sipil - naratif, ini bukan sekadar keliru, tapi berbahaya scr konstitusional.
__________
Alih - alih ia berkata :
"Kami siap membuka ruang evaluasi"
Tapi, yg muncul justru:
"Tolong jangan diberitakan"
Problemยฒ sistemik (kebijakan, SOP, keamanan) dialihkan paksa ke cara rakyat membicarakannya, bukan akar masalahnya.
____________
Jadi, meminta media "tutup mulut dan tutup mata" atas kekurangan pemerintah sambil menarasikan duka prajurit, itu bukan empati, tapi tameng emosional.
Negara yg sehat pasti membuka ruang kritik, bukan membungkam.
Jika tentara "cawe - cawe" mengatur narasi sipil, itu bukan stabilitas, itu gugup & gagap kebenaran.
.
.
Sekira th. 1985, seorang serdadu berkata kepada anaknya;
"Tempat persembunyian paling aman, di bawah hidung musuh"
__________
Kalau ditarik ke konteks isu hari - hari ini maka; jika pertanyaan yg muncul kemudian adalah ; Di mana Silfester "Termul" Matituna sembunyi, setelah selama ini bebas wara - wiri di layar kaca ?
Maka, jawabannya ;
"Tempat persembunyian yg paling aman, di bawah hidung Jaksa"
Kendati, melalui tafsir "tertentu", barangkali, Jaksa bukanlah musuh Silfester, tp bisa saja Jaksa adalah "bestie" Silfester.
Dalam prinsip Hermeneutic Of Suspicion, jangan percaya pada kalimat, "sedang dicari" , sebelum bertanya, "Oleh siapa dan untuk siapa ?"
______
SUDAH 6 TAHUN BRO !!!
.
.
๐
#FufufafaAibNasional