@unilubis Bayangkan, hanya untuk setengah hari acara yang kita gak tau efektifitasnya, duit puluhan milyar digelontorkan ketika presidennya sendiri bilang perlu efisiensi.
@neVerAl0nely___ Ini keuangan negara sudah diatur sedemikian rupa, terus kemudian presidennya bisa bilang, dari uang sekian T yg kamu setor, kamu pakai. Gimana accountabilitynya coba?
@menuembegejelek Ini dia nulis langsung kah? Beliau mantan jurnalis kan ya? Penempatan koma di antara spasi aja udah aneh. Belum ngomong substansi. Dan terbukti 3 org pimpinan BGN dicokok tho.
@keluhkesahkonoh Setiap melihat mobil grand max atau wuling dengan logo BGN, atau cat tembok bangunan warna biru laut, rasanya bau korupsi kuat banget yak...
@eDzulfikar Yg esensial buat berkendara di jalan itu 1. pengendaranya memang fit jasmani rohani buat mengemudi dan 2. Kendaraannya jg memang fit gak peduli usianya udah berapa taun. Makanya di luar, biar tua tapi harus ada asuransi yg menjamin sama ada credential dr authorized bengkel.
@IrfanSofani@prabowo Jonan akan hati2 cari root causenya, kemudian dicarikan solusi berikut alternatifnya. Dan ini butuh waktu. Belum lagi infrastruktur BGN udah siap belum? KAI dlu udah punya modal dengan orang-orang yg udah punya experience di dalamnya. BGN? orang2 baru semua.
@IrfanSofani@prabowo Prabowo itu tipe pemimpin yang suka dgn yang wah. Tengok aj, suka hadir defile, undang puluhan ribu orang di GBK, mendirikan puluhan ribu koperasi dalam setahun. Ini masalahnya. Jonan, bukan seperti itu. Dia akan analisa masalahnya dulu, root causenya apa. Terstruktur. Krg cocok.
@kompascom Konsep pake entitas yayasan di luar sekolah aja udah aneh. Semakin aneh business modelnya, semakin mudah buat diakalin. Kalo mau akuntabel, bikin yang simpel. Kayak saran Anies, Ahok, atau kasih anggaran ke kantin melalui sekolah.
@LambeSahamjja Itu biaya datengin semua orang itu pakai duit BGN, duit presiden atau duit pribadi Prabowo? Seluruh Indonesia, ribuan orang. Berapa M abis buat ngumpulin mereka?
@WeKa_Ronin Sejak kapan MBG buat daerah 3T? Wong desainnya memang buat universal recipients kok. Gak targeted ke penerima di daerah 3T. Kalau untuk Pak Dadan, udah tau beliau ahli serangga, kok ya dipercaya untuk pegang budget ratusan T. Ya ini kegagalan sistemik dari yang nunjuk pak Dadan.
@tekarok007 Kopral-kopral itu banyak mas, misalnya kayak Tempo, Dandhy Laksono, Celios dkk. Tinggal dia mau gak dengerin, itu dlu. Sebelum kemudian dianalisa. Dan satu lagi, informasi jangan digatekeep ke Teddy doang.