Member of Universe System, in the Pursuit of Knowledge division (shugyosa), felt honoured to be able to interact with great people, #thanks to twitter founder
@sudjiwotedjo Mbah, itu bagi yang percaya Tuhan, bagaimana dengan yang tidak percaya Tuhan? Apakah harus dipaksa menerima sudut pandang orang yang percaya Tuhan?
Ini bukan soal berindah2 bagai pujangga. Ini soal sejauh mana pers mendukung Sila Ketuhanan via mindset berita. Waktu 8 thn aku jd wartawan Kompas, gak pernah si A mati KARENA ditembak, tp si A mati SETELAH ditembak. Krn semua hal (terutama mati, lahir, jodoh) urusan TUHAN
Syaratnya ialah pertumbuhan ekonomi tinggi & tersedianya lapangan kerja. Bonus demografi ini adalah peluang, & kita yg harus merealisasikannya. Jangan sampai bonus demografi menjadi bencana demografi apabila tidak dinahkodai oleh orang yg benar2 tau apa yang millenials butuhkan.
Kita jangan terus-terusan menjadi konsumen, saatnya kita beralih menjadi produsen, pencipta lapangan kerja, dan menjadi pemain sentral dalam pasar di negara kita.
Ingat, sufi terbesar di dunia adalah Mus Mulyadi. Beliau cuma melantunkan “Rek, ayo Rek, mlaku2 nang Tunjungan” (Ayo ke Tunjungan). Tak secuil pun Beliau diktekan lewat jalan mana, naik apa dll.. yang penting sampai tujuan. Krn itulah Mus Mulyadi kerap kusapa Gus Mus