jujur suka sedih banget liat perempuan yang kehilangan sparksnya cuma gara-gara useless men. dan tau ngga yang paling bikin sedih lagi? ngeliatin mereka tersiksa tapi masih bertahan dan ngga mau walk away even though deep down in their hearts they knew the should've left.
liat di threads tadi ada kak gabriellaocv, yg ngenotice ada orang di atas gedung
Ngeliat mahasiswa demo ❌
Mencari org org sus di atas gedung ✅
So far uda nemu 3 org di pinggir gedung tinggi, di atas Hotel Indonesia, UOB, Graha Mandiri
ternyata setelah punya someone to talk aku lebay banget, apa apa ngadu, apa apa diobrolin, apa apa minta ditemenin, apa apa tantrum, kemana jiwa independenkuu dluuu
Wedding dream kamu apa?
“Nikah untuk tidak bercerai, nikah untuk tidak dianggap beban, nikah untuk tidak main kasar, tidak ada issue curang, dunia akhirat dicari bersama, jadi tempat dan perlindungan terbaik bersama hingga akhir hayat” 🥹🥹
Guys, who knows there is someone who needs his father's energy, can be helped guys, Jakarta area ya I met his father a while ago, and his face seems weak like that Please do not have bad intentions to his father🙏🏻
semoga ada orang baik disini🙏🏻
sc:threadssantaclaudiasitepu
agree. punya pasangan yang bisa ngobrol sama kita berjam-jam, talking about anything. laughing until our stomach hurt. even still comfortable enjoying each other's silence is a privilege. tolak ukur paten jg buat jadi pasangan. ngga butuh fancy date melulu, quality time it is.
Temen gw independen women banget. Selalu juara 1 dari jaman sekolah. S1 di FEB UGM, MBA di Yale, alpha women bgt, kerja di Mckinsey..
Tadi upload IG story her fiancée gave her cartier watch harga 6000$ bjirrrr. Emang mitos doang yg bilang cewe independen dpt cowo mokondo 😭
one day aku gamau jadi orang yang cuma sekedar jadi pasangan, tapi i want to be your partner in everything. tempat cerita, bussiness partner, career partner, partner dunia sampai akhirat. always support and hold you in any condition, when you move forward i stay behind you, giving you comfort, safety and a palace to call home. aku suka belajar dan mau diajak belajar.
imo tetep ga normal sii, ada yg namanya boundaries, kalo emang cuma temen yauda bersikap selayaknya temen aja. texting everyday, send pap, talking abt dreams, sharing daily life ke lawan jenis tuh menurutku udah masuk emotional intimacy, intensitas dan energinya aja pasti beda