Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Feeling saya, nantinya ASN, pejabat publik (sampai Ketua RT), maupun masyarakat penerima bansos, bakal diwajibin buat belanja di KDMP.
Tinggal tunggu waktu aja, proyek ini bakal jadi benalu yg menggerogoti anggaran. Karena kalo dilihat2, ya mereka gak ada nilai tambah dibanding toko pada umumnya.
Bukannya pesimis, tapi memang pemerintah punya rekam jejak ugal2an dalam membangun proyek2 semacam ini. Dan sejauh ini emg gak meyakinkan.
Hehhh 😩
Aduhhh ga tau lagi gw cok bingung mau berkomentar apa lagi 😩
BUKAN SOAL RAKYAT PAKE DOLAR APA KAGA YAA, tapi efek kurs anjlok terhadap harga bahan, barang, & jasa yg jadi naik. Gmn si pak anda kepala negara loh 😩
Stres gw lama2.
Ancur2 dah ini negara klo begini terus
KMP itu kalau gagal bakal lebih destruktif ketimbang MBG.
Kalau MBG barangnya jelas walau kualitasnya terkompromikan. Setidaknya bisa sampai ke masyarakat.
Kalau KMP, barangnya tidak jelas, pembentukannya tidak sesuai dengan prinsip koperasi (top down instead of bottom up) dan ada unsur paksaan (instead of sukarela).
Ini bakal bikin manajemen KMP kurang kompeten.
Udah itu, KMP disubsidi gede2an lewat pembayaran cicilan mereka ke HIMBARA oleh APBN.
Otomatis, KMP ini berpotensi besar jadi skandal karena terkait dengan keuangan negara.
Apalagi, KMP bisa disalahgunakan menjelang pemilu karena banyak KMP diarahkan untuk menyalurkan dan menjual barang subsidi (pupuk, LPG, sembako) ke masyarakat.
Pada tau gak?
Batas maksimal lahan kebun sawit di Indonesia adalah 18,15 juta ha.
Di Sumatera sendiri sudah lewat ambang batasnya. Melebihi batas sebanyak 6815 ha.
Satya Bumi punya penelitiannya tentang ambang batas (cap) sawit pakai metode DDDT-LH.
Penasaran? RT yg banyak!