@intinyadeh Kita menyandang gelar salah satu negara terkorup di dunia, krn semua sektor tdk ada yg bebas/bersih dari "perilaku korup", pun sektor akademis, demikian halnya sektor agama, dll.
Perilaku korup sdh jamak di masyarakat.
Yg tdk korup? Mayoritas hanya krn tdk punya kesempatan saja!
Saya hanya ingin menjelaskan, keputusan ibu korban untuk tidak damai dan melanjutkan proses hukum, itu bukan soal demi anaknya semata. Tapi ini demi anak-anak lainnya. Kedua anak tersebut berbahaya jika terus dibiarkan bebas.
Saya hanya ingin menjelaskan, keputusan ibu korban untuk tidak damai dan melanjutkan proses hukum, itu bukan soal demi anaknya semata. Tapi ini demi anak-anak lainnya. Kedua anak tersebut berbahaya jika terus dibiarkan bebas.
Selamat untuk sahabat lama saya Marcus Mieztner atas terbitnya buku ini. Marcus adalah dedicated scholar tentang Indonesia. Bukunya bisa di akses disini
https://t.co/crnfnuXL4N
Although more people disagree with the president’s statement, the fact that 39.5% of the public agrees with Prabowo’s statement cannot be taken lightly, -- Djayadi Hanan and Yoes C. Kenawas
https://t.co/udIRkwjtYq
@unilubis@yennikwok Ini tulisan terbaru kami soal narasi antek asing presiden. Berdasarkan data survei, kami cari tahu berapa banyak sebenernya masyarakat yang setuju dengan narasi antek asing: https://t.co/eY4nillAI7
@OniSuryaman@abulmuzaffar10 jadi inget gimana ya jakarta bisa ada tije, armada jaklingko, di tengah sudah dikuasai mikrolet, bajaj, kopaja, metro mini, di satu sisi, banyak sppg dibangun sebelahan dengan sekolah rusak, masih yakin pemerintah ga bisa stop mbg? spertinya ga juga.
DILAPORKAN: Tukang Tahu Crispy meninggal dunia, beliau adalah salah satu korban yang ditabrak mobil SPPG depan Alfamart Perumnas 3, Bekasi Timur siang tadi (12/5/2026)
Semoga tuhan ampuni dosa dosa almarhum. Aamiin
mohon perkenannya kak @farisrachman_1 apa ada insight mengenai hal ini mewakili para ekonom? atau tetap isu terbesarnya di pejabat yang menentukan bagaimana kebijakan ada hasil di masyarakat?
@debuatomik Karena output secara matematis bisa diukur jangka pendek, sedangkan pendidikan mengukurnya dari impact jangka panjang. Ada mismatch disini yang tidak disadari oleh policymakers (yang kebanyakan berlatar belakang ekonomi-sentris)
Kenapa sih pajak untuk SDA dianggap bakal bikin takut investor? Justru bagus biar lebih banyak FDI justru masuknya di manufaktur.
Pada marah-marah Indonesia struktur ekonominya ekstraktif, giliran yang ekstraktif dipajaki, kenapa responnya begini?
Setuju banget
Apalagi tambang ini merusak lingkungan.
Sesuai prinsip pencemar membayar (dalam hukum lingkungan), harusnya perusahaan tambar membayar lebih akibat kerugian dari pencemaran lingkungan
Pajak bisa jadi salah satu instrumen ekonomi untuk menegakkan prinsip ini.
Selain membuat mereka mikir2 untuk investasi gede-gedean di Tambang, mereka juga akan mikir2 untuk sembarangan mengelola karena ada harga mahal yang dibayar dari setiap penambangan yang mereka kelola.
Ini akan memungkinkan munculnya pemain tambang yang lebih responsible ketimbang ugal-ugalan kek sekarang.
Sudah cukup kita main ekstraktif, mulai saatnya kita bergerak ke manufaktur pelan-pelan.
@KapudS640 50 juta, in this economy, digaji rakyat....
Inilah kenapa di akhir jaman, dajjal menawarkan surga dunia, dan jalan yg lurus dibuat seolah neraka dunia
Monggo 50jt mase, aku sih emoh, LPJ akhirat gaada revisi, izinn
Ledakan populasi stray cats/ dogs in the future bisa jg begini nasibnya, ya mau gak mau bakal dieradikasi.
Makanya ges…
Minimal kucing/ anjing peliharaan di rumah disteril… Klo punya tenaga dan rezeki yg berlebih, bisa sterilin jg stray cats/ dogs di sekitar area rumah ya 😊
ngehina-hina miskin tuh kirain tajir selevel kapitalis-borjuis gitu, eh cat tembokya aja masih belepotan kena lantai gitu wkwkwk
ohiya goblog dan tidak sadar bahwa dia goblog itu juga masalah struktural.