@budimandjatmiko Setuju sepakbola spain beda…. Tapi kenapa setelah juara 2010 selalu gagal ke semifinal ya? Baru lolos lagi 2026, butuh 16 tahun… ga konsisten kayak prancis ya padahal pemain, sistem, regenerasi, pelatih , klub semua top dan sangat mendukung…
Kenapa Mbappe memberitahu Klopp dimana ibunya berada.?
Jawabannya ada pada tahun 2017 lalu.
Klopp sudah bertemu dengan ibu mbappe pada 2017 dan ibu Mbappe sangat antusias agar Mbappe ke Liverpool terwujud.
Mbappe juga bilang pada 2022: Saya bicara dengan LFC, ibu saya mencintai LFC. Saya tak tahu kenapa, kamu harus tanya dia
Sayangnya kekuatan finansial yang ditawarkan PSG atau Madrid saat itu tidak bisa ditawarkan oleh LFC.
🚨 José Mourinho on Argentina vs. Egypt:
“This is daylight robbery. It’s a shame what football is becoming. How do you let the play continue, allow the goal to be scored, and only then decide to go back and cancel it? If there was a foul, stop the game immediately. Don’t wait until after the goal.
Then I ask another question—why wasn’t Argentina’s first goal reviewed with the same attention when it looked very close to offside? Why was every incident involving Argentina checked, while Egypt didn’t seem to get the same treatment?
VAR is supposed to bring fairness, not confusion. Today, it looked like every important decision went in Argentina’s favour. Football deserves better.”
Menganulir Gol Mesir ke Gawang Argentina adalah Keputusan yang Salah
Sebuah analisis dari pakar perwasitan dan mantan wasit Premier League, Graham Scott via The Athletic.
✅Keputusan menganulir gol Mesir adl keputusan yang salah. Benturan Marwan Attia terhadap Lisandro Martinez dlm proses terjadinya gol Ziko pada menit ke-67 merupakan kontak fisik yang wajar dan seharusnya dinilai seperti itu, alih-alih dianggap sbg sebuah pelanggaran.
✅Insiden itu juga terjadi hampir 100 yard (sekitar 91 meter) dari gawang, dan Argentina punya setiap kesempatan untuk merapatkan barisan dan bertahan, tidak heran jika Mesir merasa dirugikan karena gol tersebut akhirnya dianulir setelah peninjauan VAR.
✅Jika kita melihat insiden tersebut, memang ada sedikit kontak, baik kaki-ke-kaki maupun tarikan baju sekilas, tetapi tidak ada pelanggaran yang cukup berat di sini hingga layak membuat VAR mengintervensi untuk membatalkan gol. (GAMBAR 1)
✅Bagi Scott, ini adalah intervensi yg sangat mencengangkan dan bentuk penyalahgunaan wewenang yang masif dari tugas VAR. Seharusnya, VAR hanya mengoreksi kesalahan yang jelas dan nyata (clear and obvious errors).
✅VAR secara rutin memeriksa fase serangan sebelum terjadinya setiap gol dan dalam kasus ini, peninjauan akan ditarik mundur hingga momen perebutan bola (turnover of possession).
✅Agar sebuah gol dapat dibatalkan, harus ada pelanggaran yang jelas, dan hal itu tidak ada di sini. Sebagai aturan umum yang praktis, semakin lama waktu dan semakin jauh jarak antara sebuah benturan dengan terjadinya gol, maka dugaan pelanggaran tersebut harus semakin serius.
Namun, tidak ada pelanggaran yang berarti di sini, dan tidak ada hal yang mendekati ambang batas bagi VAR untuk ikut campur.
✅Dengan logika yang sama, klaim penalti Mesir atas dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah sesaat sebelum gol kemenangan Argentina, sudah tepat untuk diabaikan. Ada sedikit kontak kecil pada sepatunya, tetapi tidak cukup kuat untuk membuat Salah terjatuh. Itu bukan sebuah pelanggaran.
Perampokan terhadap Mesir bahkan lebih buruk daripada perampokan terhadap Tanjung Verde..
Situasinya mencapai titik di mana para pemain dan pelatih secara terbuka mengecam Messi dan Argentina atas korupsi yang terang-terangan..
Striker Mesir, Mostafa Ziko terang-terangan mengecam ketidakadilan wasit di laga vs Argentina. 🤯
🗣️"Wasit tidak adil, sama sekali tidak adil. Dia berlaku tidak adil dan melakukan ketidakadilan yang sangat jelas. Dia menghancurkan perjuangan seluruh bangsa. Sejak awal pertandingan dia sudah tidak adil kepada kami. Tidak mungkin kami bisa mengalahkan Argentina dengan skor 2-0. Ini adalah Piala Dunia yang sudah diatur. Semoga Tuhan melindungi kami.
Saya meminta maaf kepada rakyat kami. Kami ingin membuat mereka bahagia hari ini. Namun, kami tidak tahu apa lagi yang bisa kami lakukan. Semua ini bukan berada di tangan kami, melainkan di tangan para wasit.
Selamat kepada Argentina atas gelar juara Piala Dunia mereka."
📝 Post match interview
🚨🚨🚨 BREAKING - Mostafa Ziko:
🗣️ "Wasit tidak adil. Cukuplah Allah menjadi penolong kami. Wasit telah membuat perjuangan bangsa ini sia-sia."
Ziko juga mengklaim bahwa Piala Dunia ini sudah dikondisikan agar Argentina menjadi juara. 🇦🇷😳