Someday, what we’ll miss the most isn’t how much wealth we’ve accumulated, but the simple moments we’ve shared with our family.
Children will grow up, parents will grow older, and we won’t always have the same chances to be together.
So, while we still have the time, cherish every moment and create beautiful memories.
Because time never goes backward, and the moments that seem ordinary today may become the ones we miss the most someday. 🤍
Fakta ;
Orang yang udah terlalu banyak melewati pahitnya hidup biasanya nggak lagi tertarik dengan banyak hal. Dia lebih suka diam, menyendiri, dan menjauh dari keramaian.
Bukan karena nggak bisa bergaul, tapi karena sekarang dia lebih nyaman sama ketenangan daripada harus banyak menjelaskan dirinya ke orang lain.
Faktanya,
Cara seseorang memperlakukan orang lain kadang berubah setelah banyak uang dan hidupnya mulai berkecukupan.
Yang dulu banyak diam, mulai berani bicara.
Yang dulu menghargai, kadang mulai meremehkan.
Ternyata, uang bukan cuma bisa mengubah hidup seseorang, tapi juga memperlihatkan sifat aslinya.
Respect itu nggak selalu hilang karena satu kesalahan besar.
Kadang, justru habis karena sikap kecil yang terus diulang, ucapan yang nggak dijaga, dan perilaku yang bikin kita berpikir ulang untuk menaruh hormat. Sampai akhirnya, orang yang dulu kita segani, sekarang biasa aja di mata kita.
“Kenapa tak minta tolong?”
Karena lebih baik susah payah sendiri daripada harus punya utang budi yang suatu hari nanti diungkit lagi.
Bukan nggak menghargai bantuan orang, cuma nggak semua pertolongan bikin hati tenang.
Ada yang membantu dengan ikhlas, ada juga yang membuat kita merasa berutang seumur hidup.
Women to women; nggak semua yang berkilau itu emas.
Nggak salah kok pengen hidup nyaman, pakai barang bagus, atau menikmati hal-hal yang kita suka.
Tapi jangan sampai demi kelihatan punya hidup yang mewah, kita malah memaksakan diri sampai lupa sama kemampuan sendiri.
Because at the end of the day, hidup yang kelihatan mewah belum tentu bikin kita bahagia. You deserve a good life, not just a good-looking life.
Setiap orang punya jatah jatuh dalam hidupnya.
Jadi, jangan merasa paling benar saat melihat orang lain sedang kena masalah. Nggak perlu ikut campur, apalagi sok tahu sampai salah menuduh orang yang gk bersalah yg nggak tau apa apa.
Kita nggak pernah tahu kapan keadaan akan berbalik, dan saat itu terjadi, semoga kita diperlakukan dengan adil, bukan dihakimi berdasarkan asumsi.
Ingat, hari ini kita cuma penonton atas ujian orang lain.
Besok, belum tentu kita nggak jadi orang yang diuji.
deep banget kata kata ini;
"Allah sengaja menghancurkan rencanamu agar rencanamu tidak menghancurkanmu."
Kadang yang kita tangisi karena gagal, justru sesuatu yang diam-diam menyelamatkan kita.
Karena apa yang menurut kita baik, belum tentu baik di mata Allah.
Kita hanya melihat apa yang kita inginkan, sedangkan Allah tahu apa yang sebenarnya kita butuhkan.
Tidur paling nikmat itu ketika air mata sudah tumpah dalam doa, hati sudah selesai bercerita kepada Allah, lalu mata terpejam dengan perasaan yang jauh lebih tenang.
Moral of the story:
Never be so busy destroying someone else's happiness. You never know whose prayers are reaching the heavens, or how Allah will repay every wound you've caused.
diam, malah makin diinjak.
Pas kita melawan, kita yang dibilang jahat.
Padahal kita juga punya batas sabar. Nggak semua orang tahu apa yang udah kita tahan selama ini.
one day, i wish i could make my parents proud, give them everything they deserve,
and see them live happily without having to worry about anything.
may Allah let me make all their dreams come true.
one day, i wish i could make my parents proud, give them everything they deserve,
and see them live happily without having to worry about anything.
may Allah let me make all their dreams come true.
Sometimes, kamu harus rela kehilangan hal yang kamu sayang, demi menemukan versi diri yang selama ini kamu abaikan.
Nggak semua perpisahan datang untuk menghancurkanmu.
Ada yang Allah izinkan terjadi karena kamu nggak bisa terus tumbuh di tempat yang sama, dengan orang-orang yang sama.
Plot twist: sometimes, the biggest win is forgiving people who never said sorry. Not because they deserve it, but because your peace of mind is worth more.