Lo bukan "normal", lo itu jahat. Karena kalo lo at least org baik, se-unwoke2-nya elo pasti lo akan tegur baik2 scr privat, karena lo tahu sebengis apa reaksi publik thd grup marjinal yg rentan dipersekusi kaya mereka. Tapi lo ga punya sensitivitas itu karena lo fasis. Dan jahat
cishet homophobic kudu belajar untuk PAHAM kalo perbedaan identitas gender dan orientasi seksual kalian dengan orang lgbtq+ tuh BUKANLAH HAL YANG BURUK
perbedaan kalian itu sifatnya biasa aja dan tidak merugikan siapa pun kok
kayak perbedaan selera antara bakso dan mie ayam
ga ngerti sama indon yang pengen study or work abroad, tapi gamau nerima kalo negara nya itu liberal. and then they get mad that their ideology doesnt work there🙃
what a heartbreaking moment to see this on the second day of pride month. Isn’t it ironic to see people having empathy for a dad that doesn’t stand up for his son but not when the boys literally got unfairly persecuted by the whole crowd?? my heart goes out to the victims.
Seks dalam 'Gay Relationship'?
Lakukan bukan sekadar pancut, tidur dan hisap rokok. Lakukannya dgn sebaliknya seperti,
Small talk,
Kiss every part of body,
Cuddle,
Body touch,
Melalui asas ini, pasangan lebih rasa dihargai.
Ud jelas fasis koq, mana pernah menghargai perbedaan. Opresi pada LGBTQ hanya salah satu bentuk fasisme mereka sebelum nanti berulang lagi sikap fasismenya terhadap kelompok lain. Jadi jangan percaya yapping kek gitu.
jujur gue bingung banget sama kompas moral orang-orang, kayanya dendam kesumat banget gitu sama temen-temen lgbtq+, giliran ke pelaku pelecehan seksual lempeng bgt kaya rupiah
Kata gua ya stop lah urusin hidup orang lain, kaya yang ketauan ciuman di kampus, gua pikir kalo lu nge gap mereka yowes gausah lu sebarin sampe rame kaya gitu emang Mereka berdua ngelakuin apa?... Ngerugiin kalian kah yang nge gap... Apa kalian punya dendam lama kah kalian sampe bikin mereka malu di arak begitu.
Dapet update dari kasus ini, ybs minta saya sensor semua identitas termasuk kampus mana, berikut poin2nya yang menurut saya sangat bermasalah
1. Hak asasi diletakkan dibawah kode etik kampus dan kemahasiswaan, berarti secara sadar dan formal kampus ini melanggar HAM
2. Yang dipermasalahkan mahasiswa/i yang melakukan kegiatan2 queer diluar kampus, padahal seharusnya kalaupun ada kode etik (yang melanggar HAM itu) hanya berlaku di lingkungan kampus saja dan tidak berlaku diluar kampus
Melihat juga adanya presekusi pasangan gay yang dihakimi massa kemarin, bahkan oleh bapaknya sendiri, saya merasa hak hak queer dan kaum marjinal sedang dalam ujian besar
Mari kuatkan solidaritas dan beri ruang aman buat mereka yang tertindas