Pernyataan Sikap Aliansi Pemuda Peduli Kinipan (AP2KI)
1. Meminta kepada Polda Kalteng agar tidak hanya melakukan penangguhan penahanan, tetapi juga menghapuskan segala perkara yang telah dituduhkan kepada aktivis lingkungan laman kinipan tanpa syarat
@PRDIndonesia
@PrdKaltim
Tolong di tindak pak @DivHumas_Polri ini menyita waktu masyarakat, tambang ilegal yg seharusnya tidak lewat dijalan umum dan membahayakan nyawa, kalo gak kami minta bantu sama sponsbob dan power rangers saja
Aku telah berjanji pada tengkorak kepala leluhur ku yang meninggalkan tana Paser ketika terjadi penaklukan zaman dulu bahwa tidak akan ada lagi penaklukan untuk anak cucu mu #IKNNusantara
Budaya kayau lahir atas perebutan kekuasaan tanah dan wilayah, budaya ini kami tinggalkan Beratus tahun yg lalu, hanya akan kembali jika harga diri terusik, apa kami harus menghidupkan budaya kayau untuk mengayau oligarki #IKNNusantara
Maka setelah berjanji kepada jubata pemimpin harus bersikap adil terhadap sesama yg ada diatas tanah, maka dari itu kami punya pepatah lebih baik putih tulang dari pada putih mata yg artinya lebih baik mati dari pada hidup tidak adil #IKNNusantara
Ritual menyatukan tanah dan air dari 34 prov itu hanya janji kalian diatas tanah, sementara budaya kami berjanji kepada sang pencipta yang kami sebut jubata #kempingikn#IKNNusantara
Saat ini, belum ada kebijakan konkrit pemerintah untuk menjamin keselamatan kerja-kerja pembela HAM. Padahal, mereka salah satu yang berperan penting dalam memperjuangkan demokrasi.
“Pembela HAM Dalam Sunyi Perlindungan Negara” selengkapnya.
https://t.co/aChkmaKc7i
Penggunaan kata oknum bisa menghambat kita mempertanyakan kinerja Institusi dalam memperbaiki perekrutan, evaluasi kinerja anggota, pembinaan, dll.
Padahal, Polri lg gencar menggelindingkan jargon reformasi kepolisian dan "democratic policing".
https://t.co/GnleZKHI28?
Selamat Ulang Tahun yang ke-48
RITA WIDYASARI, Phd
Semoga panjang umur, selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan kesuksesan dibawah Rahmat dan Lindungan Allah SWT.
Persoalan yg tidak pernah selesai sejak zaman VOC, keberadaan perusahaan sering kali mengganggu kehidupan masyarakat sekitar, begitu ada reaksi, masyarakat lagi yang harus kena getahnya.
(Jangan hanya asapnya saja yg ditangani, tetapi padamkan apinya)