Tahun 1998..Kenangan saya tidak terlupa..bersama teman2 menguasai RRI, kita langsung mengudara..”Turunkan Pak Harto!”
Stlh berhari demo, angkutan transportasi lumpuh, akhirnya Pak harto mundur
Dibalik sma kekurangan, ternyata Pak Harto tetap Presiden Terbaik Indonesia, Alfatihah
Itulah Kenyataannya
Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja
Kita Ikuti Saja Keluh Kesah Saudara² Kita
Setidaknya Kita Membantu Mereka Tersenyum Dan Semangat.
Ada satu yang saya garisbawahi dari pidato Presiden tadi, beberapa poin diserahkan teknisnya ke Kepala Daerah, why? Apakah ini upaya pergeseran tanggung jawab dari Pusat ke Daerah? Atau Pak @jokowi ngetes kemampuan Kepala Daerah? Lebih Jago mana dia atau Kepala Daerah? #Hensat
Semar: Kamu betul mau mundur dari Staf Ponokawan, Gong? Gak sayang hilang gaji 50 ribu?
Bagong: Betul, Mar. Gak sayang. Soalnya nilai proyek sarung dari Ponokawan jauh lebih besar.
Hoax lebih mudah dikenali. Framing jauh lbh susah dikenali kecuali oleh wartawan dan mantan wartawan (jelek2 gini aku pernah 8 tahun jd wartawan Kompas 1990-1998, dan sampai skrng masih aktif menulis kolom di koran). Tapi yg digencarkan perang melawan Hoax, bukan melawan framing.
Kenapa @Suara_Bawah belum mau mengaku salah dan minta maaf ya?
Sudah salah bilang Kejadian di Kp. Bali dibilang di Thailand ya.
Sportif dong, ngaku salah trus minta maaf.
Ngakunya sih jago Digital Forensic & Propaganda Specialist, nggak taunya ngenalin Kp. Bali aja nggak bisa.