BANDUNG. HISTORICAL MOMENT. TIGA GELAR JUARA BERUNTUN. TIGA MUSIM, SATU NAMA, ABADI DALAM SEJARAH, PERSIB BANDUNG! ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
SEGALA PUJI KEPADA TUHAN SEMESTA ALAM! BARUDAAAAAAAKSSSSSS 🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹💙💙💙💙💙💙💙💙💙
#BandungFootball#BFCOM#Persib#Bobotoh#PersibDay
Euy punteun kmrn urang teh codan jaket.
Jaketna mah aman mulus rahayu
Tp pas urang liat paper bagna
Naha tulisanna kieu ajg 😭😭
Btw eta realpict nya guys 🥲
•kdm• ⚠️ taxi driver 3 🔥
ep 6 makin ditonton makin gapaham 😭😭
kirain cuma konflik antar pemain tp kok ada ruang rahasia trs scene di kolam renang kosong🧍♂️
ayo drop teori kalian
🚨 PERNYATAAN RESMI LUKA MODRIĆ MELALUI AKUN INSTAGRAMNYA:
“Para Madridista yang terhormat,
Waktunya telah tiba. Momen yang sebenarnya tidak pernah saya inginkan untuk datang, tapi begitulah sepak bola, dan dalam hidup, segalanya memiliki awal dan akhir…
Pada hari Sabtu, saya akan memainkan pertandingan terakhir saya di Santiago Bernabéu.
Saya datang pada tahun 2012 dengan keinginan untuk mengenakan seragam tim terbaik di dunia dan dengan ambisi untuk melakukan hal-hal besar, tetapi saya tidak pernah membayangkan apa yang terjadi setelahnya.
Bermain untuk Real Madrid telah mengubah hidup saya, baik sebagai pesepakbola maupun sebagai pribadi.
Saya bangga telah menjadi bagian dari salah satu era tersukses dalam sejarah klub terbaik di dunia.
Saya ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk hati saya kepada klub, terutama Presiden Florentino Pérez, rekan-rekan setim saya, para pelatih, dan semua orang yang telah membantu saya.
Selama bertahun-tahun ini saya telah mengalami momen-momen luar biasa — comeback yang tampaknya mustahil, final-final, perayaan, dan malam-malam magis di Bernabéu… Kami memenangkan segalanya dan saya sangat bahagia. Sangat sangat bahagia.
Namun di luar gelar dan kemenangan, saya menyimpan dalam hati saya kasih sayang dari semua penggemar Madrid. Saya sungguh tidak tahu bagaimana menjelaskan koneksi istimewa yang saya miliki dengan kalian dan betapa saya merasa didukung, dihormati, dan dicintai. Saya tidak akan pernah melupakan setiap tepuk tangan dan semua bentuk kasih sayang yang telah kalian tunjukkan kepada saya.
Saya pergi dengan hati yang penuh. Penuh dengan kebanggaan, rasa syukur, dan kenangan yang tak terlupakan. Dan meskipun setelah Piala Dunia Antarklub nanti saya tidak lagi mengenakan seragam ini di lapangan, saya akan selalu menjadi seorang Madridista.
Kita akan bertemu lagi. Real Madrid akan selalu menjadi rumah saya. Untuk seumur hidup.
Hala Madrid y Nada Más
Luka Modrić.”