makin ga paham kenapa surabaya, de facto kawasan metropolitan terbesar kedua di negara ini, yang pergerakan komuternya diestimasi sampe 10 JUTA/HARI;
GA BISA ngembangin SATU KILOMETER pun transum berbasis rel yang proper.
isin rek. kate ngenteni pirang dekade maneh?
prabowo nih ditanyain soal IHSG anjlok bilangnya "rakyat desa ga main saham", sekarang pas rupiah lagi lemah ngomongnya "rakyat desa nggak pakai dollar".
rakyat desa rakyat desa mulu ajg, lu itu presiden bgst, bukan lurah.
Polanya kemungkinan gini:
• Buzzer ngebocorin harga bahan bakar nonsubsidi padahal confidential
• Pemerintah melihat reaksi masyarakat
• Pasti protes karena kenaikannya signifikan
• Pas pengumuman kenaikan, tidak seperti yang beredar (bisa lebih rendah)
• Pemerintah mengklaim keberhasilan karena kenaikan tidak separah yang dikhawatirkan
Pengambilan kebijakan berdasarkan hasil tes ombak 🙏😂
Bayangin kepalamu nyaris meledak karena:
- tekanan dari atas,
- subordinat sulit diatur,
- politik kantor,
- emg ada masalah teknis di kerjaan,
tapi ga tau bisa cerita sama siapa.
Di balik angka yg besar,
ada 'sesuatu' yg harus dibayar.
@ventilasilang gausa ngerantau, berkunjung buat kerja aja kerasa kok betapa mudah dijangkau dan sangat menghemat waktu public transport nya ya apalagi kalo tempatnya di pusat2 kota dibandingin sby yg nunggu bus nya aja lama bgt kebayang org mau kerja ya pasti telatnya jd jarang jd pilihan
Duh..doa gue pantaskan aku punya rumah besar, biar bisa hosting acara keluarga, teman dekat sama untuk acara berbagi. Interiornya bakal bagus karena gue interior designer🫶🏼 terus decormya juga bakal niat ⭐️⭐️