OL (Offer Letter) itu baru berupa penawaran, yang perlu kamu tanda tangan itu kontrak kerja karyawan. Di situlah semua hak dan kewajiban kamu tertera.
Kalau udah terlanjur tanda tangan berarti kamu harus,
1. Baca di poin pengunduran diri, misal untuk bisa mengundurkan diri waktunya wajib 1 bulan sebelum, 2 bulan, 3 bulan, atau berapa lama.
2. Let's say probation itu 3 bulan, berarti kamu udah bisa bilang ke HR mulai dari sekarang.
"Terima kasih atas kesempatan dan pengalaman yang sudah diberikan. Setelah mempertimbangkan dengan matang, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dan akan menjalankan masa notice sesuai ketentuan. Saya juga siap membantu proses handover agar transisi berjalan lancar."
Nggak perlu dijelasin panjang lebar karena sifatnya pemberitahuan aja.
3. Beresin kerjaan yang bisa bereskan.
4. Dokumentasiin kerjaan yang akan dilanjutkan oleh orang berikutnya.
5. Jangan lupa print surat pengunduran diri kamu, jadi ada recordnya.
Setidak menyenangkannya tempat kerja yang sekarang, pastiin untuk kasi kabar secepatnya kalau kamu mau resign (nggak mepet hari terakhir), tetap profesional sampai hari terakhir, nggak hilang mendadak, sama bantu proses transisi kalau memang ada.
ternyata bener ya, hidup ini jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. not everything needs our attention, not everything deserve our energy. ada hal-hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa perlu didengar, dilihat, ataupun dibahas. cukup bodo amatin aja dan bye
@karphrodite "kenapa bisa lompat lompat gini kerjaannya?"
Seolah kita bisa milih dgn bebas mau kerja apa di tengah-tengah recruiter plenger dan bos double plenger.
tarif 22% dari laba bersih buat badan usaha itu udah ada sejak UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).
bahkan sebelum PP 20/2026 rame pun, lewat PP 55 Tahun 2022 PT dan CV memang setelah masa fasilitas UMKM habis wajib masuk skema pajak normal.
Pada akhirnya hidup bukan lagi tentang “if they want to, they would.”
Tapi lebih kepada “if God has written something for you, it will find its way to you.” at the right time, in the right way.
Karena apa yang memang Tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu. dan yang bukan untukmu, sekuat apa pun kamu mencoba menggenggamnya, it will never truly stay.
akan lebih mudah untuk mengikhlaskan apapun itu, when you realize every aspect in your life is temporary, when there's a beginning and end is inevitable
as user ini iya banget, gue bisa aja lolosin anak fresh gradu dibanding yang udah punya pengalaman kalau analytical thinkingnya sama willingness to learnnya gak keliatan pas interview
Ada satu kalimat yang jujur aja cukup nyelametin aku tahun ini dari rasa ngerasa 'ga ada gunanya'.
Sederhana banget: 'Do it badly'.
Awalnya aku juga mikir, apaan sih ini. Masa disuruh ngelakuin sesuatu dengan buruk? Tapi makin ke sini aku malah paham maksudnya.
Sebagai orang yg lumayan sering involved di interview process, jujur interview tuh bukan nyari orang paling pinter..
Biasanya interviewer lagi ngecek 4 hal:
1. Can you do the job?
Kebaca gak experience/skill kamu nyambung sama role
2. Can we work with you?
Cara ngomong, attitude, communication, ego
3. Can you learn fast?
Apalagi kalau FG/junior, potential > perfect experience
4. Can you explain your story clearly?
Banyak kandidat sebenarnya capable, tapi kurang bisa mengartikulasikan value & pengalaman mereka dengan runtut
Mau gue spill hidden tips yg lumayan sering involved di interview process gak ni?
Butuh orang yg udah jadi,
Butuh orang yg udah jadi dan mau digaji level FG,
Butuh orang yg udah jadi dan mau digaji level FG tapi loyalitasnya ngalahin owner
Intinya sentimen mass lay off + perlambatan ekonomi di abuse abis-abisan sama yg punya company.
Al Insyiroh + laa haula wa laa quwwata illaa billaah + hasbunallah wa ni’mal wakiil = combo maut. semua auto terasa mudah. ada aja pertolongan Allahnya
AMPUH TOP MARKOTOPPPPPPP😭🫶
Menurut aku, yang paling bikin cape di kantor adalah ketika harus berhadapan dengan orang yang ga punya self awareness atau tidak memiliki kesadaran diri.
Orang yang gapunya self awareness gak sadar kalau perilaku, ucapan, atau hasil kerja mereka mempengaruhi orang lain dan suasana kerja
Contohnya ada orang yang hasil kerjanya di bawah standar tapi malah sibuk nyalahin orang lain, dan ada juga orang yang gak sadar kalau mereka adalah sumber masalah di kantor
Aku ga bakal pernah berhenti share metode Spaced Repetition. Intinya pengulangan materi dengan jadwal yang teratur, bukan asal diulang-ulang doang.Caranya gini: setelah belajar materi baru, ulangi lagi setelah 30 menit, 1 jam, 6 jam, 12 jam, lalu 1 hari, 3 hari, 1 minggu, dan 3 minggu, buat jadwalnya bisa di ubah sesuain aja sama kalian, intinya berkala. Memang kelihatan agak lama dan ribet di awal, tapi ingatannya jauh lebih kuat jangka panjang.Kalau lagi mepet sidang atau ujian, boleh lebih intens di awalnya, tapi tetap pakai review berkala, jangan cuma belajar tanpa jeda. Cara ngulang yang paling efektif ya nulis tangan atau ajarin ke orang lain pakai bahasa sendiri.
True, I stopped blaming myself for everything I did in the past, because back then I was only acting based on what I understood at the time. I can’t punish the older version of me forever for not knowing better.
yap! senior gue ngundurin diri krn 1 kesalahan dan minta parklaring ke admin. kata manajer "ga usah, dia keluar ga baik2 kok". admin konsul ke CEO, beliau blg "ya kasih aja lah. dia udah 8 bulan kan di sini" jd guys, yg jahat itu kadang bukan CEO tapi manajer dan HRD kalian
Dulu pun saya ngiranya quarter life crisis cuma ada di umur 25… wait till you face early adult crisis, midlife crisis, existential crisis, saturn return crisis, late life crisis…
Alias sejatinya kita hidup dari satu krisis ke krisis yg lain 😭
Teman-teman yang punya orang tua tidak bekerja diperusahaan. Jangan lupa daftarkan BPJSTK BPU (Bukan Penerima Upah).
Buruan gih, ini membantu banget.
Ayah kakak ini petani sudah didaftarkan BPJSTK, 2 tahun lalu meninggal dunia, dapat dana dukanya cair 42juta.
Ini nasihat bagus bgt:
Berhenti nyalahin diri sendiri atas keputusan yg kamu buat waktu dulu, pas masih kurang pengalaman.
Soalnya ada beberapa hal yg baru bisa dipahami setelah bener2 ngalamin.
Banggalah dgn apa yang udah kamu pelajari, bukan merasa malu kapan kamu belajar itu.
Melihat sesuatu dari sudut pandang yg berbeda sekarang sebenarnya hal yang bagus.
===
Apa pengalamanmu yg kadang bikin malu kalau dibahas?