Jika para pendidik (Romo Setyo), ilmuwan (Saiful Mujani), pakar hukum (Feri Amsari), dan sosiolog (Ubedilah) sudah bicara satu nada tentang Totalitarisme, artinya negara sedang tidak baik-baik saja. Optimisme palsu dari elit tidak akan bisa membeli beras rakyat yang mahal atau membayar utang negara yang menggunung.
Guys, lu tau nggak?
Ada teori yang bilang Prabowo belajar banyak dari sejarah kelam Indonesia…
dan sekarang keliatannya semua
Diam diam mengulang kerajaan baru
Badai Sempurna 1998:
Waktu itu, Indonesia kena badai sempurna dari segala arah:
- Ekonomi ambruk: Rupiah dari Rp2.000 → Rp17.000/USD, harga sembako & BBM naik gila-gilaan, PHK massal.
- Tragedi Trisakti: 4 mahasiswa tewas ditembak, memicu kemarahan rakyat.
- Kerusuhan massal: Jakarta & kota besar dilanda penjarahan & pembakaran
- Krisis kepercayaan: Rakyat udah muak sama KKN 32 tahun.
- Ditinggal orang terdekat: 14 menteri & pimpinan DPR minta Soeharto mundur.
Tekanan gak terbendung dari mahasiswa, rakyat, bahkan menterinya sendiri… akhirnya Soeharto berhenti demi menghindari pertumpahan darah lebih besar.
Prabowo Sekarang:
Sekarang coba liat kabinetnya Prabowo.
Semua mentrinya rata-rata teman dekat dia, walau dari partai lain. Strategi jelas: trust & loyalty dulu, partai urusan kedua.
Menteri dari Gerindra:
Prasetyo Hadi → Menkesetneg
Sugiono → Menlu
Sjafrie Sjamsoeddin → Menhan
Fadli Zon → Menbud
Maruarar Sirait → Perumahan & Kawasan Permukiman
Supratman Andi Agtas → Menkumham
Golkar Menteri
Bahlil Lahadalia, Agus Gumiwang, Nusron Wahid, Meutya Hafid…
Demokrat Menteri
Agus Harimurti Yudhoyono, Teuku Riefky Harsya, Iftitah Suryanagara
PAN & PKB:
PAN (2 Menteri): Zulkifli Hasan & Yandri Susanto
PKB (2 Menteri): Muhaimin Iskandar & Abdul Kadir Karding
Koalisi Lainnya:
PBB: Yusril Ihza Mahendra → Menko Hukum, HAM, Imigrasi & Pemasyarakatan
PSI: Raja Juli Antoni → Menteri Kehutanan
Strategi Prabowo keliatan jelas:
Loyalitas diutamakan, bukan sekadar partai.
Semua posisi penting diisi orang yang dia percaya → kontrol & koordinasi lebih gampang.
Jadi kalau lu liat semua di pemerintahan semua orang orang dia
tau kan kenapa bahlil, AHY, Zulkifli Hasan, Muhaimin Iskandar itu kagak bakal pernah di ganti
ya itu pion prabowo semua
tiap partai ada pion dia + ketum partai
Jadi apakah bakal keulang 1998 ?
Gk bakal kejadian
karna dulu masih bnayak oposisi
sekrang mah udah di amanin semua
jadi mau seburuk apapun pemerintah sekrang
rasanya sulit
walaupun rupiah ke 100.000
atau siswa keracunan MBG bnayak
udah tau lah kita alasannya
Definisi 'Membangun di Atas Tumpukan Utang'.
Tiga raksasa BUMN Karya rugi berjamaah lebih dari 20 Triliun. Kalau perusahaan swasta rugi segini mungkin sudah gulung tikar, tapi karena ini plat merah, apa solusinya cuma nunggu 'belas kasihan' APBN lagi?
Saatnya audit total dan transparansi, jangan biarkan krisis ini makin membesar.
https://t.co/pfD6Lb0dqe