@Gerindra mendesak pemerintah untuk segera menetapkan kejadian gempa Lombok ini menjadi bencana nasional. Dengan tujuan agar penanganan pasca bencana terhadap daerah yang terdampak dapat dilakukan dengan intensif. https://t.co/buyyhbJSyJ
Indonesia nih ya, objek wisata udah dibuatin gratis sama leluhur dan alam, malah dihancurin dong, Tongkonan usia 300 tahun dihancurin gitu aja
Kesel gue, asli
@DukcapilKDN Tolong aplikasinya rutin di-upgrade. Di keterangan app ini untuk android 5 ke atas namun di beberapa versi android app ini bahkan tidak tersedia di playstorenya (android 13,14,15).
https://t.co/QieplD5WVj
Dengan disahkannya Kepmenkominfo 172/2024 pada bulan Maret 2024, sekarang negara memiliki wewenang untuk mendenda platform digital yang tidak menindak (take down) konten-konten “terlarang” dan "meresahkan masyarakat".
Jika sdh dipanggil 3 kali, Darma Pongrekun dan Kun Warhana tdk hadir, Bawaslu perlu memutuskan scr in absentia bhw pencalonannya tdk sah krn pencatutan masif KTP scr melawan hukum. Stlh itu dibawa ke proses pidana krn pelanggaran UU PDP, UU ITE, KUHP, dll. https://t.co/7eIe5qjUw0
Great minds, discuss ideas
Average minds, discuss events
Small minds, discuss people.
Elo sendiri yg putuskan, mau membahas perselingkuhan orang atau mau #KawalPutusanMK
Buat yang mau ikut ngurus negara dibanding ngurus selangkangan selebgram, ini ringkasan isunya:
1) PKS awalnya mau calonin Anies-Sohibul Iman, Jakarta "Aman". Elektabilitasnya paling tinggi. Problemnya: perlu threshold 20% biar bisa calonin gubernur. Jadi perlu cari partai koalisi biar cukup menuhinnya.
2) Partai koalisi awalnya rencananya sama kaya Pilpres Kemarin: PKB, PKS, dan Nasdem.
3) Koalisi Indonesia Maju (KIM) ngajakin PKB, PKS, dan Nasdem ke koalisi mereka. Kata berita:
a) NasDem dikasih ancaman kasus,
b) Cak Iminnya PKB diancam lengser via konflik PKB-PBNU,
c) PKS ditawari posisi, yang udah jelas adalah wakil gubernur.
4) PKS ngumumin calon mereka ganti jadi Ridwan Kamil - Suswono, dengan koalisi raksasa total 12 partai.
***
Berhenti dulu. Ada keributan lain
5) Di luar keributan partai, ada calon independen: Dharma Pongrekun - Kun Wardana. Mereka juga problematik:
a) Ngumpulin KTP-nya pakai data curian, bahkan sampai ada anaknya Anies diklaim dukung mereka,
b) Warga prottes, pencurian data-nya udah dilaporkan ke Polisi,
c) Polisi menghentikan kasus pencurian datanya, katanya ini wewenang Bawaslu karena urusan Pilkada,
d) Padahal pencurian data itu tindak pidana umum, mestinya Polisi dan Bawaslu dua-duanya bisa jalan.
6) KPU tetap menetapkan calon independen problematik ini.
***
Kembali ke lanjutan nomor 4:
7) Presiden reshuffle kabinet: Menkumham Yasonna (PDIP) dicopot. Ingat: PDI-P belum ngumumin calon mereka.
Mereka juga terganjal threshold 20%.
8) Mahkamah Konstitusi, membuat keputusan penting:
a) Membatalkan Perubahan Batas Usia calon kepala daerah yang kemarin ramai dari Mahkamah Agung.
b) Mengabulkan gugatan Partai Buruh dan Gelora: Threshold dari 20% jadi 7.5%
9) Implikasinya:
a) Beberapa partai lain (misal PDI-P dan PSI) bisa calonin sendiri tanpa perlu cari teman,
b) Kaesang gak bisa nyalon di Pilkada.
10) Presiden langsung panggil Menkumham baru, ingat dia udah bukan orang PDI-P, tapi orang baru. Entah mau ngapain.
***
Yang krusial:
11) Hari ini DPR bakal rapat RUU Pilkada. Agendanya bikin pembahasan, kalau bisa sampai keputusan, hari ini juga.
a) Diduga untuk menganulir putusan MK dengan bikin UU,
b) Deadline pendaftaran calon kepala daerah tinggal 9 hari kalender/7 hari kerja lagi, udah mepet.
***
Ada keributan separah dan sekompleks ini dan kalian malah ngurusin selangkangan orang.
Rispak rispek.
Knp kalian belum ngerti juga.
Pandji tuh sengaja cari-cari alesan, ikutan podcastlah, tourlah, intinya apa aja asal jangan denger gw ngomel nyuruh cuci piring ama beberes di New York!😡😡😡
Hadeuh
Sekelas menteri @KemenkesRI main ngancam2 di zoom meeting🙈
Padahal dokter2 ini cuma komplen tentang pernyataan @BudiGSadikin mengenai stetoskop
From this To this
WTS Macbook M1 Air 8/512gb
- Layar jernih
- Battery health 89%, CC 320, normal, awet sampe seharian
- Body 90%
- Speaker jernih
- Camera jernih
Minus ⛔
- Fingerprint ga jalan
- Device & Charger aja
Harga Rp9.000.000,-
📝DM untuk nego
✂️ Discount untuk mahasiswa/pelajar
Collective Punishment
***
Masalah: HP black market menjamur di pasaran.
Solusi seharusnya: Tangkap sindikat penyelundup HP black market.
Solusi yang diterapkan: Blacklist semua HP yang masuk dari LN, daftarin IMEI kalau mau pakai di Indonesia.
Yang repot: Semua diaspora Indonesia yang mau pulang dan punya hape yang belinya di LN.
***
Masalah: Jastip merajalela.
Solusi seharusnya: Legalisasi dan berikan jalan, tarik pajak atau fee export kecil biar bisa ada uang masuk ke negara
Solusi yang diterapkan: Batasi barang bawaan semua orang yang bepergian dari luar negeri.
Yang repot: Orang Indonesia yang pergi dan pulang ke LN, yang gak ada hubungannya sama jastip.
***
Masalah: Riset Indonesia masih kalah sama Singapura dan Malaysia,
Solusi seharusnya: Danai riset, bikin pendanaan yang mumpuni, bikin lingkungan yang kondusif, gaji dosen dan peneliti dengan layak supaya gak mikir kerjaan lain
Solusi yang diterapkan: Wajibkan publikasi SCOPUS, kalau bisa tiap semester atau tahun, makin banyak makin bagus, kalau bisa gak pake pendanaan.
Yang repot: Semua dosen dan peneliti di seluruh Indonesia yang tiba-tiba kena kewajiban publikasi.
***
Masalah: Warga Kalimantan Barat malah liburan ke LN, bukan warga LN yang datang,
Solusi seharusnya: Bikin tempat wisata atau promosi biar warga LN tertarik datang,
Solusi yang diterapkan: Bikin Bandara Supadio jadi bandara domestik bukan bandara Internasional,
Yang repot: Semua warga KalBar yang kalau mau ke luar negeri mesti ke Jakarta dulu, atau perjalanan darat ke Kuching dulu.
***
Nama: Indonesia
Hobby: Memberikan Collective Punishment