Dapet preset baru nih, tone nya kaya gini, kalu suka boleh langsung dicoba Hehe
Yang mau presetnya langsung follow, repost, komen dan jangan lupa dm ya biar engga kelewat.
Gratis! Jangan telat 🤏🏻
Preset se lucu ini jangan dilewatin lagi ya..
Yang mau presetnya langsung follow, repost, komen dan jangan lupa dm ya biar engga kelewat.
Gratis! Jangan telat balas DM 🧸
Before After
Ada empat siswi SMP dari klub fotografi sekolah dapat tugas dari guru mereka buat memotret dengan tema “akhir dunia” sembari ngisi liburan musim panas. Tapi alih-alih pakai kamera digital atau kamera HP, mereka malah dapat kamera analog tua untuk ngeabadikan momen-momen yang nantinya mereka lihat. Jadi yang mereka lakuin adalah naik kereta buat ke stasiun paling ujung dari kota Seoul: Sinchang Station, berharap buat nemuin sesuatu yang menarik untuk dijepret. Tapi ketika mereka ngira stasiun Sinchang udah jadi tujuan akhir, mereka malah nemuin lagi perjalanan kecil yang sedikit lebih jauh, sedikit lebih pelan, hening, tapi penuh makna buat persahabatan mereka, yang kemudian juga jadi liburan singkat untuk lari dari waktu, keriuhan dan rutinitas kota.
Short Vacation jadi drama slice of life yang tenang, meditatif, dan reflektif. Ia gak punya konflik besar, gak punya antagonis, dan jauh dari kata berisik tanpa musik latar. Duet sutradara Kwon Min-pyo dan Seo Han-sol memilih bicara lewat cahaya sore, suara rel kereta, hujan, derik jangkrik pohon, dan obrolan remaja yang sederhana dan terlihat remeh. Pace yang lambat dan gaya kamera yang tenang bersama pengunaan lensa medium-panjangnya bikin Short Vocation udah berasa seperti lembaran foto lama yang hidup, di mana tiap adegan jadi momen yang nunggu untuk dikenang. Kamera analognya sendiri juga bukan sekadar alat, tapi simbol tentang cara ngeliat dunia dalam versi yang pelan, penuh perhatian, dan jauh dari instan.
Suka gimana persahabatan empat gadis remaja itu dihadirkan tulus dan apa adanya, castingnya juga bermain sangat luar biasa natural, mereka seperti lupa kalau ada kamera yang terus setia menyorot tiap obrolan panjang yang ternyata cukup dalam. Ngomongin tentang takut menjadi tua, tentang persahabatan, sampai curhat soal hidup dan kematian itu sendiri, tentu saja semuanya dibungkus dalam pemilihan dialog-dialognya ala remaja perempuan yang ringan. Sementara tema “akhir dunia” berubah jadi sebuah refleksi: kalau hidup gak pernah benar-benar stop, ia hanya berganti bentuk.
Lembut, reflektif, dan penuh makna. Short Vocation bisa jadi kelewat terlalu tenang bagi sebagian penontonnya yang pengen sedikit ada keributan atau konflik. Dengan alur minimalis dan karakter yang samar, ini lebih mirip seperti renungan ketimbang drama remaja murni yang penuh gejolak dan hormon pubertas. Kwon Min-pyo dan Seo Han-sol coba nangkap rasa melankolis masa muda lewat perjalanan singkat yang tiap momennya, diam-diam tumbuh jadi kenangan panjang. Tentang persahabatan di saat waktu terasa lambat, dunia terasa besar, dan kita, yang diwakili mereka berempat, masih terus belajar gimana untuk memaknainya.
4/5