“Alhamdulillah masih beruntung tidak sampai lockdown” - Jokowi
“Alhamdulillah 243 WNI yang pulang dari Wuhan dan diobservasi 14 hari di Natuna dinyatakan bersih dari corona. Dalam kelakarnya, Menko Perekonomian Airlangga bilang ‘karena perizinan di Indonesia berbelit-belit maka virus corona tak bisa masuk. Tapi Omnibus Law tentang perizinan lapangan kerja jalan terus” - Mahfud
“Tapi, [ini] guyonan sama Pak Presiden ya. Insya Allah ya, Covid-19 tidak masuk ke Indonesia karena setiap hari kita makan nasi kucing, jadi kebal” - Budi Karya
“Saya merasa sangat berbahagia bahwa teorinya benar bahwa memang ini adalah self-limiting disease yang akan sembuh sendiri. Penyakit yang akan sembuh sendiri” - Terawan
your timeline convinced you AI is in a bubble. talk to a boomer above the age 35 for 5 minutes.
most people don’t even know what claude is.
kind of wild when you zoom out.
Gokil/ Menyedihkan ?
Indo baru deal sama Amerika 99% tarif barang mereka dihapus.
Artinya?
Mobil US, gadget, obat, daging, seafood, tech bisa masuk lebih murah mulai 2026.
Amerika jelas happy.
Pasar 280 juta orang kebuka lebar.
Kita dapet barang lebih murah, iya.
Tapi industri lokal siap gak?
Menurut lo ini win-win atau terlalu terbuka? 👇
@tempodotco Pertama fitnah pembakaran halte, kemudian skenario penjarahan, pendemo dibuat seakan-akan secara keseluruhan anarkis, kemudian tinggal "bungkus" dengan berbagai dalih tentang keamanan dan keselamatan rakyat, dan polisi get the power again, keep save kawan2 yang berjuang 🙏
Kalau ada aksi penjarahan rumah/usaha lagi tinggal tunggu waktu penetapan tembak di tempat. Lanjut pemberlakuan darurat militer terus mendadak sidang umum MPR amandemen konstitusi dibongkar semua balik ke UUD'45 pra amandemen.
Indonesia, you've been warned.
#ResetIndonesia
Setelah itu lanjut mendukung, tapi dukungan realistis dan penuh kesadaran, di berbagai kesempatan, saya selalu bilang “Kami bukan loyalis Anies Baswedan tapi kami loyalis perubahan”. Statement begini mungkin yg ga disukai Abw & ring 1-nya, karena antitesis sama strategi fanboying
@collegemfs pengalaman jaman kuliah, samsek gaperna pake AI tp pake cara; bahasakan dg bahasa kt sendiri lalu terjemahkan ke bahasa inggris trs diparafrase pake website parafrase quilbotdotkom, turnitin dr 80% jadi 20%, harus effort👊🏾😂
Video ini memberikan banyak pelajaran yang bisa kita pilih dan ambil. Dari perspektif ekonomi, kita bisa mempertanyakan apakah pilihan yang ditawarkan benar-benar setara dan masuk akal untuk seseorang dalam situasi seperti itu. Dari sisi psikologi dan sosiologi, kita bisa belajar bagaimana ketimpangan memengaruhi cara seseorang berpikir dan membuat keputusan. Ini dibahas secara mendalam dalam buku The Broken Ladder karya Keith Payne, yang pernah saya ulas sebelumnya.
Di buku itu Payne menjelaskan teori sensitivitas risiko: orang yang hidup dalam ketimpangan cenderung mengambil lebih banyak risiko. Ketidakpastian dan keterbatasan membuat mereka berharap untuk “melompat” beberapa anak tangga sekaligus karena mendaki satu per satu tampak hampir mustahil. Dalam situasi ketimpangan, bias tersebut sangat sulit dihindari, termasuk oleh kita sendiri bila ditempatkan pada situasi yang sama.
Namun, yang paling penting, video ini membuat kita belajar untuk memiliki empati dan mau melihat persoalan secara lebih mendalam. Kemiskinan sering kali merupakan hasil dari masalah struktural yang kompleks. Menganggap kemiskinan hanya disebabkan oleh kesalahan atau kebodohan kaum miskin adalah pandangan yang dangkal dan tidak berdasar. Jangan sampai kita terjebak kekeliruan berpikir seperti itu, karena hanya akan membuat kita ikut memperburuk keadaan alih-alih membantu menyelesaikan masalah.