@erseee_@itbluecorner Alasan Bojan merekrut bisa jadi melihat potensi itu Kang. Pernah lihat simamaung podcast ngebahas Hamra yang terpinggirkan diduga krn efek regulasi pemain asing musim ini yang bertambah.
Supporter itu sdh banyak berkorban. Dari mulai tiket yg melambung menjelang match terakhir, sampai sedemikian rupa dibatasi. Ini tdk mudah.
Kalau persib juara, boleh dong kalo supporter menuntut untuk jangan ada orang2 ga penting atau pejabat tai kucing, di panggung perayaan!?
Tak Terima Kalah Lomba Lari, Anak Oknum Polisi di Depok Seret Temannya Orang Tua Korban Takut Melapor
Sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi perundungan (bullying) terhadap seorang anak di bawah umur di wilayah Depok, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial. Kejadian yang bermula dari hal sepele ini kini memicu kemarahan publik karena melibatkan anak dari oknum anggota kepolisian.
Kronologi Kejadian:
Peristiwa bermula saat sekelompok anak-anak di lingkungan setempat mengadakan lomba lari. Namun, persaingan sehat tersebut berakhir ricuh ketika anak pelaku yang diduga tidak terima mengalami kekalahan dari korban.
Bukannya sportif, pelaku justru mengejar dan menyeret korban secara kasar di jalanan. Mirisnya, dalam rekaman tersebut terlihat beberapa orang dewasa di sekitar lokasi yang diduga ikut campur, alih-alih melerai dan menenangkan situasi secara bijak.
Meski korban mengalami trauma fisik dan psikis akibat insiden penyeretan tersebut, pihak keluarga korban hingga saat ini masih enggan melapor ke pihak berwajil. Ketakutan ini muncul lantaran ayah dari pelaku merupakan seorang anggota aktif kepolisian.
"Kami sebetulnya ingin keadilan, tapi kami orang kecil. Bapak anak itu polisi, kami takut masalahnya malah jadi panjang atau kami yang dipersulit," ujar salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya.
BEM UGM Nih....
Aslinya Mahasiswa seharusnya begini, Kritis terhadap kebijakan yang dirasakan tidak baik untuk Rakyat...
Mahasiswa Kritis seharusnya di Apresiasi...
Suara nitizen bersatu berpotensi besar menyebabkan Perwira Menengah dari Mabes TNI-AD ini diberikan sanksi.
Minimal menjadi catatan buruk bagi konduite bersangkutan yg menyebabkan mutasi jabatan, penundaan pangkat atau pendidikan.
Viralkan sampai terdengar @Puspen_TNI & @tni_ad
Dari IG bang abdulhakimtop...
Tumpukan ribuan gelondongan kayu yg beberapa bulan lalu membanjiri Aceh dimanfaatkan untuk membangun rumah hunian sementara (huntara)...
60 rumah udah ditempati warga, sementara 90 rumah masih dalam pembangunan di Geudembak, Langkahan, Aceh Utara...
Barakallah, bang Abdul dan para tukang... 🙏