CTI, TV Taiwan: DUKUNGAN KE PRABOWO ANJLOK GARA-GARA MBG!!!
Mengapa dukungan terhadap Prabowo tiba-tiba anjlok?
Ini karena kebijakan Prabowo sendiri
1) Pada tahun 2024, Prabowo meluncurkan program MBG, program andalannya yang memberi makan gratis ke siswa di sekolah seluruh Indonesia.
2) Program tersebut makan anggaran sangat besar, 229 triliun rupiah.
3) Tapi yang menjalankan program tersebut, BGN, tersangkut kasus Korupsi. Kepala BGN dan dua wakilnya jadi tersangka korupsi Juni lalu.
4) Kepala BGN yang baru langsung mundur setelah hanya 45 hari bekerja.
5) Para pejabat BGN menyalahgunakan wewenang dengan memberikan kontrak dapur ke yayasan milik mereka sendiri.
6) Tujuh yayasan SPPG terafiliasi dengan partai berkuasa, Gerindra.
7) TNI dan Polisi juga terlibat konflik kepentingan dengan memiliki dapur SPPG.
8) 40 ribu siswa dan ibu hamil sudah mengalami keracunan massal sampai bulan Juli kemarin.
9) Akibatnya, sebuah survei mengatakan 61,6% masyarakat tidak puas terhadap kebijakan MBG
No I get it tho, I think living in Indonesia (when you have money & well-resourced) it is pretty easy and services are actually cheap. People do things for you. Laundry? Cheap as fuck. Maids? Can have, no need to be rich RICH. But sadly only comfortable for the privileged ones
kalian tau pak Christoph Keller gak?
beliau ini orang jerman, suka ngonten di tiktok tentang hal2 di indonesia
buat kita WNI yg suka ngerasa sedih teros, miris teros..
ada satu video menarik mengenai dia yg lagi ngebanding jerman ama indonesia
ternyata, di kita lebih enak ya😌😅
Beliau hidup di Jakarta (dan sekitarnya) yang mana dalam radius 200-500 meteran aja, dapat dengan mudah menemukan masjid dan mushola.
So yeah, namanya juga namanya.
Diperkosa oleh 27 orang laki-laki.
Bentuk penyimpangan yang harus selalu ditolak adalah yang begini.
Tak salah jika perempuan akan merasa lebih aman jika laki-laki tertarik secara seksual kepada laki-laki.
@karirfess aku udah berkali kali sampaikan bahkan pernah iseng kirim ticket ke LPDP
Beasiswa LPDP DN dan LN wajib diberikan ke : PNS, Dosen, PPPK, Guru dan Pengusaha
Buat MEREKA YANG BERDAMPAK BESAR BUAR NEGARA dan MASYARAKAT
Jangan kasih ke freshgraduate atau pekerja.
tapi yah gitu
This morning, after Nadiem was sentenced to 10 years in jail, it’s clear that Google needs to take a strong official stand.
The Indonesian judges sullied Google’s name, claiming without evidence the U.S. giant engaged in bribery to win a Chromebook laptop contract.
In this fiction, Google invested in Nadiem’s company, GoJek. In return, Nadiem, who left GoJek to become Education Minister, ordered the purchase of Chromebooks.
Prosecutors failed to put any evidence forward to back this defamatory allegation. Yet Nadiem got 10 years. Why? Because he tried to reform a corrupt ministry and made a lot of enemies.
How can Google remain silent in the face of these baseless allegations. Just because a judge said it, doesn’t make it any less defamatory.
I would expect Sapna Chadha and other senior Google leaders in the region to show the backbone to speak up now. Nadiem was Google’s trusted partner for years. They invested in his company. Will they remain quiet just to protect their business in Indonesia. Where are they in his time of need?
Laki2 disatuin ama gay ngerasa ga aman soalnya takut dilecehin meanwhile perempuan disatuin ama lesbi aman2 aja berarti emg masalahnya di laki yang nafsuan dan menormalisasi pelecehan (izin🙏🙏)