Indonesia was once seen as a darling of investors. But fears of corruption and policy missteps are raising concerns about the country’s economic future
https://t.co/Himk6JYfLr
Dari awal rezim ini selalu aja ada masalah, kayaknya emang harus assesment Bahasa Indonesia deh biar dari ngomong sama tulisan sinkron. Biar ga ketularan kaya pejabat yang ga jelas itu harus balik lagi suka Bahasa Indonesia https://t.co/m5MBbi3Brd
Indonesians Reject Deforestation
Thousands of residents in East Java staged a mass protest to oppose a property development project that threatens their forest. “We don’t want deforestation, we don’t want our villages to be flooded,” they said, carrying banners reading “Save Tretes Forest”.
https://t.co/2JxTfBpd2p
Indonesia's forest loss surged by 66% in 2025, hitting its highest rate in eight years, as a result of weak environmental protections and an ambitious food and energy self-sufficiency drive https://t.co/DKJI6RHMLa
TAHUKAH kamu bahwa 9 dari 10 warga percaya bahwa program MBG cenderung menguntungkan elite, pejabat, dan pemilik dapur, serta rawan dikorupsi?
Kami dng Policy Research Center baru saja merilis hasil riset berjudul "Siapa yang Diuntungkan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)?"
Dosa terbesarku adalah menganggap semua saos yg dipake kang mie ayam/bakso gerobak itu pake tomat busuk yg di injek2 😭😭
Setelah 20thn, baru tau ada video ini ternyata saos ini pake ubi.
MAAFKAN ATAS SEMUA PRASANGKA BURUK ANAK2 KECIL DULU KARENA DOKTRIN BOOMERS
Yes bener, jaringannya lebih kecil.
Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat.
Kami harus mengecilkan jaringan kami.
Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri.
Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya.
Ada 3 cara kalian bisa bantu:
1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya)
2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian.
3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara.
Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu.
Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami.
Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa.
Itu sudah sangat berarti. 🙏