Pendapatan negara paling gede dari pajak (82%), tapi alokasi anggaran pendidikannya terkecil di dunia (1,3%).
Artinya, hasil kerja keras banting tulang kalian yg kena pajak sana sini itu ga dipake untuk memajukan pendidikan. Kalian ikhlas emang?
Klarifikasi Desak Made Rita ini contoh klasik ketimpangan kekuasaan dlm relasi atlet-federasi-pemerintah.
Atlet seringkali berada dlm posisi rentan krn ketergantungan pd pendanaan, fasilitas, dan izin karier yg dikontrol oleh otoritas.
Sebaiknya pemerintah melihat komentar Rita dlm wawancara setelah juara di Polandia itu bukan sbg bentuk pembangkangan. Tetapi masukan utk evaluasi dan membuka mata lebar2.
Atlet berprestasi level dunia, tak jelas keberangkatannya, lalu nggak didampingi oleh ofisial, fisioterapis, dan masseur itu jelas konyol.
Benar kata Rita di wawancara itu, memang nggak ada dukungan dari pemerintah.
❌Tanpa fisioterapis
❌Tanpa masseur
❌Tanpa latihan dan aklimatisasi krn kedatangan mepet
❌Hanya didampingi satu pelatih
❌Keberangkatan sampai akhir Juni tdk jelas.
❌TIDAK DISUPPORT PEMERINTAH
Lalu dgn banyak keterbatasan bisa mendapatkan emas di World Climbing Series itu menunjukkan kualitas seorang Desak Made Rita.
Seorang yg terkenal di lingkungan Pelatnas sangat berkomitmen, fokus, pekerja keras, punya mental tahan banting.
Rita adl pahlawan bangsa.
Tp ironisnya ia bertarung dgn birokrasi yang ruwet, bertarung dgn ketidakjelasan prioritas anggaran, bertarung dgn politikus2 yg memanfaatkan namanya hanya ketika dia menang.