Tiba-tiba kepikiran, ternyata di umur sekarang cinta itu cuma salah satu bagian. Yang lebih penting justru rasa aman, komunikasi yang sehat, saling menghargai, sama-sama konsisten sama komitmen, punya tujuan yang searah, belajar ngatur keuangan bareng, dan jadi partner yang tetap ada pas lagi senang maupun lagi di titik paling berat
Soalnya makin ke sini, yang dicari bukan lagi sekadar orang yang bikin jatuh cinta, tapi orang yang bikin hati tenang. Yang kalau ada masalah nggak milih kabur, tapi milih ngobrol dan cari jalan keluarnya bareng. Yang nggak cuma ada pas semuanya enak, tapi juga tetap bertahan waktu keadaan lagi berantakan.
Karena hubungan itu nggak mungkin isinya bahagia terus. Pasti bakal ada capeknya, beda pendapatnya, bosennya, bahkan masa-masa yang bikin pengen nyerah. Tapi kalau dua-duanya sama-sama mau usaha, sama-sama dewasa, sama-sama belajar buat ngerti satu sama lain, semua itu pasti lebih gampang dilewatin.
Pada akhirnya, yang bikin hubungan bisa bertahan bukan cuma karena rasa cinta. Tapi karena ada dua orang yang sama-sama mau berjuang, saling milih setiap hari, dan sama-sama serius buat bangun kehidupan bareng, bukan cuma sekadar punya hubungan🥹
@cewekpusink Setuju sih 😭 Perasaan orang bukan tempat buat coba-coba kalau dari awal memang nggak ada niat baik.
Kalau belum siap berkomitmen, lebih baik jujur daripada memberi harapan yang akhirnya bikin orang lain terluka. Kedewasaan juga terlihat dari cara kita menjaga hati orang lain 🤍
memasuki fase berdamai dgn diri sendiri. mengikhlaskan hal-hal yg sudah terjadi dan terus melanjutkan hidup ini dgn versi terbaik, karena hidup bukan hanya perihal tentang mengejar, mendapatkan, dan memiliki tapi juga tentang melepaskan, mengikhlaskan, dan berdamai dgn kenyataan.
Respek banget sama perempuan yang walaupun hidupnya lagi jungkir balik, dia tetap memilih buat jadi orang yang baik dan berpikir positif. Bukan karena hidupnya mudah, bukan juga karena dia nggak pernah capek atau sedih. Justru karena dia tau rasanya berjuang sendirian, menghadapi hari-hari yang berat, dan menyimpan banyak hal yang nggak semua orang tau.
Rekormu untuk bertahan sampai hari ini adalah 100%.
Kamu sudah melewati kehilangan, kekecewaan, kegagalan, dan hari-hari yang terasa begitu berat. Mungkin tidak mudah, tapi kamu berhasil melaluinya.
Jadi, tenangkan hatimu sedikit. Tidak semua hal harus kamu ketahui sekarang, dan tidak semua masa depan harus kamu pikirkan hari ini.
Percayalah, Tuhan tidak membawamu sejauh ini hanya untuk meninggalkanmu di tengah jalan. Akan selalu ada jalan, pertolongan, dan hal-hal baik yang belum kamu lihat hari ini.
Apa hal terindah yang pernah kamu lihat?
"aku belum pernah melihat yang lebih indah dari seseorang yang telah melihat semua kekuranganku namun masih mencintaiku".
Jika kamu melihat seorang perempuan yang mandiri, rezekinya lancar, dikelilingi orang-orang baik dan kamu menganggap hidupnya baik-baik saja, coba sesekali tanyakan tentang kehilangan, sakit hati dan ikhlas seperti apa yang sudah ia rasakan.
Ikhlas itu ternyata bukan tentang melupakan dalam semalam. Ikhlas adalah ketika kamu masih merindukan seseorang, tetapi sudah tidak lagi memaksakan diri untuk hadir dalam hidupnya.
Masih ada rasa, tapi kamu memilih menjaga jarak.
Masih peduli, tapi kamu memilih tidak mengganggu.
Masih kangen, tapi kamu sadar bahwa ketenangan diri sendiri juga penting.
Karena terkadang, mencintai diri sendiri berarti berhenti mengetuk pintu yang sudah tidak pernah dibukakan untukmu lagi.
From women to women
Habiskan waktu yang kamu punya untuk bertumbuh, bukan untuk menunggu siapapun. berkelana lah sejauh apapun yang kamu bisa, bangun karir sampai kamu merasa cukup bukan untuk memantaskan diri agar layak bersanding dengan siapapun melainkan supaya kamu menyadari harga dirimu sendiri