44. "Kenapa susah banget sih.. " Nirei bergumam. Jendela kamarnya sangat sulit dibuka.
"Dua.. " Suo tetap menghitung.
Dengan putus asa, nirei mengambil sapu di kamarnya dan mengayunkannya sekencang mungkin ke arah kaca jendela.
"Tiga! "
DAKK!
"Aku hitung sampai tiga sebelum aku dobrak pintu ini" Suo mengetuk pintu kamarnya dengan lembut.
Dengan tubuhnya yang tidak terlalu kekar, sejujurnya Nirei tidak terlalu percaya dengan ancamannya. Namun ia tidak sedang ingin menguji keberuntungannya kali ini.
"Satu.. "
❓ Athan itu nirei dibuat mati terus mayatnya diawetin sama Suo thaaan
💬 Kenapa semua orang pengen nirei nya mati hehhh😭😭😭😭 #tellonym https://t.co/CxzUQUZZDu