Di threads, ada orang namanya Dedy Mohammad.
Kerjaannya? Ngerangkum pidato Presiden. 😭
Dia tulis dengan lumayan detail. Dia dengerin langsung pidatonya lewat YT.
Dedy Mohammad, si kuping baja.
Dedy Mohammad, pria tangguh dan pemberani.
Dedy Mohammad, calon pahlawan nasional.
Dedy Mohammad, jasamu sungguh besar bagi rakyat Indonesia.
😭🇮🇩
seharian sedih, karna merasa tertinggal, terus kata-kata ini lewat ❤️
Allah menunda, tapi ga menolak (doamu). dan penundaan yang kamu rasakan sekarang, juga dirasakan oleh Nabi Zakariya, dirasakan oleh Nabi Yakub, dirasakan juga oleh Maryam, dirasakan juga oleh Nabi Ibrahim..
jadi, selamat bergabung di barisan orang-orang terbaik sepanjang masa yang sabar atas penundaannya.
Rule of thumb:
- jgn percaya jasa hack
- jgn percaya jasa delete akun
- jgn percaya cara dpt uang cepet/gampang
- jgn pernah trx transfer langsung ke rek. foto KTP bkn jaminan. selalu gunakan rekber
- jgn pernah transfer duit ke org yg cuma kenal online walau kalian udh "jadian"
@suarawargatxt Nah, ini maksudnya, banyak orang yg tidak faham kalau questioner yg dibuat oleh BPS itu sengaja dibuat untuk manipulasi data, karena variabel negatifnya sengaja dihilangkan sehingga data yg diperoleh selalu data positif.
Gw nyebut ini bukan sensus ekonomi, tp sensus harta rakyat
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
😂🤣😂🤣
Pernah jadi mahasiswa turun di jalan.. sebelum masuk UGM aku tu juga mikir ngapain sih mahasiswa nih panas2an demo, bikin macet aja.
One day ada temen angkatanku yg bilang,
“Kita kuliah di UGM itu dibayar rakyat sudah seharusnya menjadi penyambungi lidah rakyat”
Aku jawab dong, “hmm, papa aku bayar UKT”
“No, UKT kamu tu cuma bayar fasilitas. Dosen kita tu PNS digaji pake uang pajak rakyat. Ada jutaan rakyat yg mau kuliah di UGM tp cuma segelintir orang yg bisa masuk. Kita tu kaum terpelajar, sudah seharusnya memperjuangkan suara rakyat”
Disitu aku beneran jleb banget. Ga boleh belajar buat diri sendiri, aku kaum terdidik jadi harus melek dunia dan politik dan ikut bersuara 😭😭😭
For those who want a bit more context: a massive student and worker protest is unfolding in Indonesia’s capital in response to the Prabowo government’s decision to raise fuel prices, alongside other policies that many Indonesians are calling corrupt because they deepen the burden on working-class Indonesians already struggling with rising living costs and a weakening rupiah.
What’s fueling the anger even further is the broader feeling that economic pressure is being pushed downward onto ordinary people while major policy decisions continue to favour politicians and the ultra wealthy.
Just last year, Indonesians protested over the same kind of government corruption, which led to a crackdown on its own civilians using military force in cities like Jakarta and Bandung, resulting in multiple deaths and injuries, including those of students.
This situation, however, embarrassed the Probowo government, as people from all over the world began paying attention and massed mobilised to send food, medical/legal aid and financial donations via apps like Grab and Ojek (the region’s equivalent of Uber) the movement received particularly strong support from people across Asia, especially Southeast and East Asia, while also drawing contributions from around the world. This is why Indonesians are asking the world pay attention to their country again.
Kenapa yaa tiap lihat orang-orang demo gini selalu sedih.... kayak... guys nggak ada yang mau panas-panasan demo sampai taruhannya keselamatan kita seandainya pemerintah bejus mengurus negara.
Tugas rakyat itu “mengawasi” bukan “memuji”
pejabat dan government kerja bagus itu ya bare mininum lah. Kalian digaji dari pajak yg disetor warga kok.
Mager banget baca narasi d tiktok yg anggep pihak yg kritik pemerintah itu = musuh.
Astaga.
@myshawti Kami tidak ada lelah²nya untuk mendengungkan ini:
PEMBERIAN MAKAN YANG BERNUTRISI DAN BERGIZI PADA ANAK ADALAH TUGAS ORANG TUA. SEDANGKAN TUGAS NEGARA ADALAH MEMASTIKAN ORANG TUANYA MAMPU UNTUK MELAKSANAKAN TUGAS ITU LEWAT UPAH PEKERJAAN YANG LAYAK.
karena cukup ramai
Aku share detailnya boleh, krn babang ojeknya minta diviralin gapapa katanya 🙄
1. Kemarin yg naik suamiku dari senayan ke bundaran HI (abis dari indofest). Ini udh hari ketiga, dr hari sebelumnya dia naik manual charter 50 rb
2. Ketemu babang ojek ini, ditanya lah berapa, dia jawab LIMA PULUH DELAPAN. Krn harganya masuk akal gas lah
3. 20 menit perjalanan sampai di tempat tujuan, dia baru ngomong jd 400 rb. Ditanya lah sm suami ku kan tadi LIMA PULUH DELAPAN.
Dan dijawab lah sama dia “IYA LIMA PULUHNYA ADA DELAPAN”
4. Kejadian lah seperti di video kedua, dia bilang saya diviralin gapapa tp yang penting dibayar (400rb). Terus keliatan ya dia turun dr motor, kaya mau ngajak ribut.
Netizen do your magic, viralin ini orangnya katanya mau diviralin. 🙏🏻
Guys kalian sadar nggak sih lama-lama kok makin banyak driver aneh lho🥲
ada yang nembak harga, ngemis-ngemis di chat, nyolong paket, nyolong makanan, modus biaya parkir,
apa lagi guys?
padahal ini G*jek lho🙏
sc:sashariella
Kenapa pemimpin negara boleh lansia, tapi kerja corporate 30an dianggap ngga produktif?
Dan kenapa ngelamar kerja harus pake SKCK? sedangkan banyak pejabat negara aja mantan napi