Di usia pernikahan segini, udah bukan waktunya lagi bermenye-menye dgn asumsi yg berakhir hanya asumsi. Hanya mengganggu pikiran dan hati, menciptakan masalah yg seharusnya tidak ada. Apapun, komunikasikan!
Yang seharusnya disini bersikeras untuk pergi,
yang di sana bersikeras menanti kembali,
yang satu enggan mulai dr awal lagi,
yang lain seperti tidak peduli membebankan pada kami,
aku dengan segala kegelisahan hati mencoba menelan pil pahit ini sendiri dlm sunyi,
Amazing bisa ngobrol bareng, tapi suprisingly not so surprise krn ya wajar kalo berpikiran seperti itu dan melakukan hal seperti yg dia lakukan. Aku bisa ngerti.
Baru aja ngomong "kalo keadaan nggak bisa kita kontrol, kontrol pikiran dan perasaan kita terhadapnya."
Aku malah jadi semakin kepikiran dan takut sendiri atas hal2 buruk yang mungkin terjadi. Padahal ya masih "mungkin" blm tentu tjd jg.
"Kok mereka bisa kayak gitu ya?"
Ya kenapa nggak? Nggak usah banding2in hidup km sama orang lain vin! Ada 7.8 miliar orang hidup di bumi dan nggak ada yg sama. Setiap orang punya jalannya masing2.
(Aku dan suara didlm kepala ketika berselancar disosial media)1