Saat dunia tidak berjalan sesuai kehendak, sering kita merasa marah & kecewa. Sebaliknya, kita happy saat hal² berjalan sesuai keinginan kita.
Life happens; segala hal bisa saja terjadi— di sini aku sadar pentingnya menjadi fleksibel dlm hidup.
#spiritualmodern#kesadaranjiwa
"Mau jual berapa ginjal, Mas?" tanya Faisal (Yogya) yang mengekspresikan kerisauan ihwal harga properti yang tak terjangkau generasinya.
Sebuah kehormatan video-video Ekspedisi Indonesia Baru menjadi bagian dari "Bedah Karma Indonesia" by SOUL yang dihadiri 3.000 orang di JCC.
Refleksi dari sesi "Bedah Karma Indonesia":
1. Kerusakan (sosial dan lingkungan) terjadi bukan karena manusia memenuhi kebutuhan hidup, tapi karena keserakahan dan korupsi.
2. Keserakahan memicu keinginan untuk menumpuk dan memperpanjang kekuasaan lebih lama, sehingga memicu konflik.
3. Akibatnya, sepanjang sejarah Nusantara dan Indonesia, dipenuhi cerita peperangan dan penaklukan untuk menguasai lebih banyak, dan ini menimbulkan lingkaran setan konflik berkepanjangan.
4. Tapi rendahnya kesadaran dan tingkat pendidikan, membuat sebagian besar orang mudah dimanipulasi untuk mendukung gagasan-gagasan yang sebenarnya merusak. Terjadi di era penjajahan, hingga hari ini.
5. Solusi bisa dimulai dari diri sendiri untuk mengenali sifat-sifat yang merusak, lalu bersama-sama membuat ikatan-ikatan sosial yang berkesadaran. Seturut makin kuatnya ikatan sosial, bersama-sama mulai menjalankan konsep-konsep yang berkeadilan, dari masalah lingkungan, tata kelola pemerintahan, supremasi hukum, dan keadilan sosial.
Terdengar romantis dan utopis?
Salah satu misi Ekspedisi Indonesia Baru adalah merekam apakah masih ada orang yang berani bermimpi lain tentang Indonesia. Atau orang Indonesia sepenuhnya sudah ditaklukkan dan bahkan untuk bermimpi pun tidak berani?
Ini salah satu alasan mengapa ada film Ekspedisi Indonesia Baru berjudul "The Soulmates" yang mengangkat kisah komunitas ini.
https://t.co/JuGyICwz7r
Setiap hari, rata-rata 3 orang Indonesia bunuh diri (Polri, 2023).
Saat keliling Indonesia, kami merekam komunitas meditasi yang mengaitkan isu struktural dengan kondisi mental.
The Soulmates - https://t.co/md40TM8TJZ
Sabtu 14 Desember, ada meditasi massal 3.000 orang di JCC.
Semakin pintar saya, semakin jauh saya bisa "melihat" kemungkinan kedepan.
Tapi Tuhan bisa "lihat" selutuh peta dengan jelas.
Sadari kita punya keterbatasan dan berserah pada Yang Tak Terbatas
Jadi selain olah pikiran kita saat itu, kita juga sebaiknya olah rasa (energi) kita.
Kalau ada yang mau belajar proses oleh rasa, saya saranin mampir ke Youtube nya Bunda Arsaningsih
Langsung ke https://t.co/O4kMpuli8r
Ya walau saat kita sudah mulai cemas, langsung ada energi cemas dalam sistem kita.
Energi itu akan terus berada dalam sistem kita dan akan membentuk kecenderungan kita.
Jadi saat kita cemas dan energi kecemasan itu gak dibersihkan, kecenderunga kita lbh mudah cemas lagi
Misalnya : tiba tiba di ajak ketemuan sama bos untuk lunch besok.
Mulai masuk fase what if
Tapi langsung sadari stop spekulasi. Langsung tanya saja
"bu, kalau boleh tahu apa yang perlu disiapkan?"
Dan ambil data yang diperlukan. Jadi gak expect bakal gini atau bakal gitu.
Cara nanganin nya?
Kalau biasa saya bilang Never Expect Always inspect, untuk kecemasan bisa di sesuaikan dengan
Stop Spek-kulate, start Inspect
Mulai lakukan inspeksi dan cari informasi yang lebih banyak untuk stop what if yang ada.
Kalau cemas, akan sedikit lebih ribet karena "ancaman" nya gak gitu jelas.
Misalnya kita cemas karena kita masuk ke lingkungan baru.
Kan belum jelas ancaman nya. Tapi karena belum jelas itu malah kita jadi over thinking dengan what if what of what if
Misalnya..
Kita takut sama "Ancaman" berupa tagihan yang over dari budget kita.
Opsi fight : bisa kerja keras bagai kuda, cari pinjeman (tapi jangan pinjol ya) cari post mana yang bisa di sesuaikan
Opsi flight : menghilang, cari identitas palsu atau apa kek
Oke.. beda nya sudah jelas. Terus apa yang harus kita lakukan agar bebas dari cemas dan takut.
Pertama takut.
Takut lebih simpel karena triger nya jelas. Fight or flight jadi jawaban nya.
Fight ini gak artinya ngantemin orang ya, bisa juga dengan berusaha lebih.
Dengan masuk dalam kondisi cemas berkepanjangan, seseorang dapat terganggu secara emosi, fisik, sosial, spiritual.
Contoh: mbak Rilley
Dengan cemas yang dibawa mbak Anxiety.
✅sosial nya terganggu,
✅fisik nya terganggu (kurang tidur)
✅Emosi nya terganggu
Banyak ya..
Dalam teori, dikatakan seseorang memiliki tingkat #wellness yang oke saat 8 pilar wellness terpenuhi
Spiritual, emotional, occupational, intellectual, environmental, financial, social dan physical