aku nggak suka yang bilang nonton Ticket to Heaven itu menguji iman mereka (karena seriesnya heavily involved Catholicism), tapi aku juga nggak suka yang bilang consuming queer media itu nggak beriman. it's as if being queer and religious is mutually exclusive padahal nggak.
She’s trying to express how femininity shouldn’t have to fit in a box and women can feel and be different things despite societal expectations and y’all talking about “she’s nonbinary” … Omg I would actually rather y’all tell me to get in the kitchen and make a sandwich
sebenernya kita sebagai fans juga gaboleh egois, mereka comeback anniversary yang ke-10 aja harusnya kita udah bersyukur bgt, jarang² idol kpop ngerayain anniv sampe konser.
jadi kalau emang gabisa nurutin encore atau nambah konser yaudah gapapa, mereka udah ngasih yang terbaik buat kita di anniv yang ke 10 ini, thankyou girls😔🫰🏻
Ini alasan tokoh “Mamdani Indonesia” itu ga ada
Mamdani, tripel minoritas di US: imigran, non kulit putih, non kristen, mengerti kalau perjuangan kaum marjinal & teropresi itu interseksional, krn itu berani mendukung hak lgbt DAN pro-palestina
Politisi Indo mana bisa
nj hiatus 2 tahun lebih tanpa konten & musik baru tp masih banyak yg mention mrk. fandom masih hidup, even normies pun banyak yg kgn. monthly listeners masih stabil dispo, bahkan lagu2 mrk masih charting. that’s what happens when the music connects with people beyond the hype :)
not yeonjung accidentally called fans ujung instead of angdungie, this is what happens when all your group members already have their own fandom names 😂
pendeta hari ini: "holocaust, genosida, dan segala kejahatan manusia lainnya dimulai ketika manusia memperlakukan manusia lain tidak seperti manusia (dehumanization)"
sama kayak homophobic yg gw debatin kemaren, mereka sangat percaya queer adalah bukan-manusia.