Entahlah. Tapi satu hal yang ia yakini: selama Tuhan memberkati, selama ada keluarganya dan Caley di sisiโAtran tahu, apapun itu pasti bisa ia jalani.
Kemunculan angka yang lebih tinggi satu poin dari total nilai prediksinya beserta pesan "diploma awarded" di sisinya itu sontak melambungkan Atran dari kursinya.
"CALEY! Caley, lookโ!!" Seru Atran, refleks menarik tubuh Caley ke dalam dekapannya.
"So unbelievable!"
@caleystory
Sebelah tangannya lantas meraih tangan Caley untuk digenggam, sedang tangan kanannya masih mengarahkan kursor guna membuka sisa tombol lainnya.
Tampil kemudian, nilai B untuk Theory of Knowledgeโyang membuat Atran sempat bersorak girang, serta angka 38 di kolom 'total points'.
Atran bisa merasakan jantungnya berdebar kencang, walau ia terlihat tenang.
Klik.
".... oh my God, Caleyโ" tolehnya ke arah gadis yang berdiri di belakang kursinya, meski tak seutuhnya bisa terjangkau pandangannya.
Di layarnya, baru saja terbuka sebuah angka 5.
@caleystory
@caleystory Saat Atran hendak menekan tombol tersebut, kilasan memori perjuangannya selama setahun belakangan berkelebat di benaknya. Siang-malam yang ia lalui dengan belajar hanya supaya nilai matematikanya yang tak pernah jauh-jauh dari 3 dan 4 itu membaikโhasilnya ada di balik tombol itu.
@caleystory Keduanya sesuai dengan nilai prediksi yang Atran dapatkan.
Lega? Tentu saja. Tapi Atran tahu ia tak boleh terlalu senang dulu. Sebab cobaan sejatinya ada di balik tombol 'reveal' selanjutnya.
"Okay, hufffโlet's do this," ujarnya seraya menerbangkan kursor ke kolom Math AI SL.
@caleystory Tidak menampik, hati Atran berbunga-bunga mendengar pujian yang Caley berikan lagi padanya. Karena itu, segera ia membuka dua tombol berikutnya tanpa jeda, hingga terpampang angka 6 dan 7 di kolom Psychology SL serta Env. and Soc. HL, dua mata pelajaran yang juga cukup ia kuasai.
@caleystory Nilai essay pilihan yang membuahkan pujian Caley itu membuat Atran tak sabar membuka tombol berikutnya untuk melihat nilai Geography HLโsubyek favoritnya yang diprediksi bernilai 7. Jadi ia merasa cukup percaya diri kali ini.
Dan.... benar.
"Seven! YES!! LET'S GO!"
@caleystory
@caleystory "Gah, I don't wanna keep any expectation 'cause you know how bad I can fumble," ucap Atran, kini mengarahkan kursor ke tombol berikutnya; di mana kolom Geography EE in English kini ditemani huruf B di sampingnya.
"OH!" Atran sontak menoleh pada Caley, "OOHH IT'S B!"
@caleystory
@caleystory Kata-kata Caley cukup menambah sedikit kekuatan bagi Atran untuk melanjutkan membuka tombol berikutnya, meskipun ringisan tipis tampak di rautnya.
Angka yang muncul pada mata pelajaran Japanese ab initio adalah 6.
"Ah...." Atran menghela napas, "same as predicted,"
@caleystory
"Oh noโ" Atran mengusap wajahnya dengan sebelah tangan.
Seketika batang tenggorokannya terasa pahit. Nilai English A Language and Literature-nya yang termasuk mata pelajaran HL ternyata turun satu poin dari prediksiโsebuah awal yang buruk, sepertinya.
@caleystory
@caleystory "Alright," Atran meniupkan udara dari mulutnya, sekadar untuk melegakan pernapasan.
"Here we go..."
Kursor yang diarahkan jemarinya pada barisan tombol bertuliskan 'reveal' di sebelah kanan layar, membuka nilai mata pelajaran pertama di daftar tersebut. Angka 5 muncul di sana.