Syaikh Rabi' berkata:
Seseorang mungkin mendengar satu kata, lalu Allah memberikan manfaat besar kepadanya. Bukan tujuannya banyak bicara. Dahulu, para salaf sedikit bicara, tp manfaat dari perkataan mereka sangat besar, karena mereka mendapatkan telinga2 yg mendengarkan dg baik"
قال شيخنا الربيع حفظه الله:
الإنسان قد يسمع كلمة وينفعه الله بها، وليس المراد كثرة الكلام، كان السلف قليلي الكلام كلامهم قليل ولكن كان نفعهم كبيراً لأنهم يجدون آذاناً صاغية.
[المجموع 4/ 299].
Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:
"Jika engkau menikah, Allah akan membukakan pintu rezeki untukmu. Rezeki itu juga untuk istrimu, dan pernikahan bukanlah penyebab kemiskinan."
Fathu Dzil Jalali wal Ikram
Umar bin Khattab radhiyallahu anhu berkata:
"Aku benar-benar merasa khawatir terhadap seorang pemuda yang tidak memiliki istri"
📚 Al-Jami’ Al-Kabir (204/16)
Tiga pintu yang dimasuki setan pada seorang hamba:
Pertama: Kelalaian
Kedua: Syahwat
Ketiga: Kemarahan
— Ibnu Qayyim rahimahullah, dalam Al-Wabil As-Sayyib (hal. 37).
[حالُ مُحِبِّ الدُّنيا]
قال الإمامُ ابنُ القيّم:
"مُحِبُّ الدُّنيا لا ينفكُّ مِن ثلاثٍ:
هَمٌّ لازمٌ،وتَعبٌ دائمٌ،وحَسرةٌ لا تَنْقضي،وذلك أنّ مُحبَّها لا ينالُ منها شيئاً إلّا طَمحتْ نَفسُه إلى ما فَوقَه...
وأهلُ الدُّنيا وعُشّاقُها أعلَم بما يُقاسُونه مِن العَذابِ وأنواعِ الألمِ في طلبِها،ولمّا كانت هي أكبرُ هَمِّ مَن لا يُؤمنُ بالآخرةِ ولا يَرجو لقاءَ ربِّه؛كان عَذابُه بها بحسبِ حِرْصِه عليها،وشِدّةِ اجتهادِه في طلبِها"
(إغاثة اللهفان)(١/ ٥٨-٦٠)
Imam Ibnu Hazm rahimahullah berkata:
"Aku tidak menemukan jalan untuk menghilangkan kesedihan dari diriku, kecuali dengan kembali kepada Allah 'Azza wa Jalla dg beramal untuk akhirat."
📚 [Al-Akhlaq was Siyar, hal. 88
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
"Jihad yang paling utama adalah jihadnya seseorang melawan dirinya dan hawa nafsunya."
📚 (Shahih, no. 1099)
"Bersabarlah duhai hamba Allah,
ketahuilah bahwa kedudukan yang tinggi tidak akan diraih kecuali dengan ujian / musibah"
- Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam Majmu' Fatawa
Jika Iblis datang dan berkata: 'Berapa lama kamu berdoa tetapi tidak juga terkabul?'
Maka katakanlah: 'Aku sedang beribadah dengan berdoa.'
Ibnul Jauzi rahimahullah
(Shaydul Khathir, hal. 352)
Seorang laki-laki berkata kepada Zuhair bin Nu'aim rahimahullah: "Dapatkan engkau memberi aku nasihat?"
Beliau menjawab "Ya, waspadalah dirimu tatkala Allah mengambilmu (mencabut nyawamu) dalam keadaan engkau sedang lalai."
(Shafwatus Shafwah 4/9 )
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosa2nya seperti ia sedang duduk di bawah gunung yg ia takut akan runtuh menimpanya. Sedangkan seorang fajir melihat dosa2nya seperti seekor lalat yg hinggap di hidungnya, lalu ia mengusirnya begitu saja. (HR. Bukhari)
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:
"Sebanyak apa pun amal shalih yang engkau lakukan, janganlah engkau merasa kagum dengan amalmu, karena amalmu itu sedikit dibandingkan dengan hak Allah atas dirimu."
📋[Syarh Riyadhus Shalihin (1/575)]
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
Perusak hati ada lima:
1. Terlalu banyak bergaul
2. Berlebihan dalam makan.
3. Banyak tidur.
4. Ketergantungan kepada selain Allah.
5. Berangan-angan
(Madarijus Salikin 1/451)
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan suci (berwudhu) untuk melaksanakan shalat fardhu, maka pahalanya seperti pahala orang yang berhaji dalam keadaan berihram."
(Shahih Al-Jami', no. 6228)