Buat yang belum tau..
Saat ini ada krisis pasokan listrik PLN akibat stok batubara tidak cukup.
Menteri ESDM memangkas kuota batubara karena dipicu seretnya pasokan batubara DMO (Domestic Market Obligation) ke PLTU JaMaLi (Jawa Madura Bali).
Alhasil terjadi defisit daya 1.500 MW dan pemadaman bergilir di kota-kota besar.
Jadi buat menjaga agar harga batu bara dan nikel tinggi sehingga dapat pajak royaltinya besar, maka kuota produksi batu bara dipotong jauh
Contohnya Sinar Mas punya kuota produksi 55 juta ton tahun 2025. Tapi 2026 ini hanya disetujui 11 juta ton aja.
Dan dari 11 juta ton itu, 30% itu untuk lokal (ke PLTU, pabrik dan smelter di dalam negeri). Sisanya baru boleh ekspor.
Diperkirakan ini akan terjadi hingga September.
Jadi, siap2 aja kalo beberapa bulan kedepan bakal sering ada pemadaman listrik.
Jadi aku dikasih tumbler sama muridku, kusimpan lah..
Tetiba ilang, ternyata DIKASIH ke sepupuku sama Mama tanpa bilang dulu... kusuruh minta lagi lah sama mamaku, karna kek ITU PUNYA DIAPA NJIR ENAK AJA MAIN KASIH!!
Aku oengen nunjukin ke muridku kalo barangnya dipake ama miss
TERUS TERNYAYA DAH ILANG DI SEPUPUKU..... katanya mau diganti sih tapi beda warna terus aku kek, lah udah beda makna juga kalo kupake, muridku tau lagi warna yg dia beli buat aku...
Can i like send my period pain to my ex or whoever inconvenience me because ugh what the fuck was that???
Its rare for me to have period pain goddamn its hard to stand, teach kindergarten while hurting... it takes amounts of mental works to not snap at them
None of us Indonesian asked for this okay. NONE. Our own rules in our own country had been mess around to benefits the government more than the people WITHOUT even asking for the people voice. And this dumbass FOMO of a manchild make ANOTHER stupid decision again behind our back
"Tifa Ibunda Maria" karya penyair LEKRA asal Ambon, F.L. Risakotta. Syair ini membikin badan merinding. Ia ga sekadar merangkai bait, tapi menabuh ingatan kuat tentang identitas Timur.
Kepingan sejarah ini sepertinya belum ada di arsip digital mana pun.
Selamat menikmati!
Satu hal yg aku suka bgt dr scene Mak adl ketika Willa memilih jujur soal dia melawan krn diganggu teman2nya dan dimarahi Bu Tini adl ketika:
"Mereka panggil aku asu cino!"
"Kamu memang Cino. Pak itu keturunan Cina!"
"Bu Tini panggil aku pembohong!"
Mak lgsg ngelabrak Bu Tini
I was never a proponent of “cultural appropriation”—I always thought it was a silly concept—but if there’s a case study for the narrative, this is exhibit A.
Batik (amba & titik) geometric patterns carry sacred semiotic value; an expert can identify a pattern’s origin from its shapes and colors alone. Reducing its textile, cultural, and traditional significance by calling it a “printed abstract shirt” is downright insulting.
Does the US still produce its best design alumni? Those who went to Parsons, really?