🇨🇱🗣️ Alexis Sanchez on his goal in the El Clasico: "Neymar and Messi tell me, did you want to hit it like that? I wanted to hit it like that! They didn't believe me that I had hit it that." 🤩 (ESPN)
Laras Faizati has been charged with incitement during the late-August 2025 protest and faces a one-year prison sentence.
“Itu spontanitas kekecewaan dan kemarahan saya saja karena runtutan kejadian yang terjadi, dari mulai Affan Kurniawan dilindas, meninggal, dan juga ada video yang tersebar bahwa mobil tank tersebut kabur begitu saja tidak bertanggung jawab. Saya malah harus dituntut dan harus mendekam di penjara jauh lebih lama daripada oknum-oknum yang melindas dan membunuh. Saya tidak membunuh.”
(https://t.co/1JRnTFj7hh)
Indonesians and Filipinos have been whacking corrupt politicians and their family for their lavish lifestyles... we really are the same country with different fonts
Timnas Indonesia telah resmi berpisah dengan coach Shin Tae-yong. Saat ini, ada beberapa nama sedang menjadi perbincangan hangat netizen Indonesia, yang dikabarkan akan menjadi pelatih terbaru Timnas Indonesia.
Nama Patrick Kluivert pun muncul sebagai salah satu kandidat kuat!
-Pemain vs pelatih
-Banyak kok yang bahasanya blepotan contoh Benitez di Liverpool
-Implementasi program apakah termasuk pendidikan usia dini melalui akademi dan klub?
Beberapa alasan yang diungkap Erick Thohir terkait pemecatan Shin Tae-yong :
- Perlunya pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang disepakati oleh para pemain.
- Komunikasi yang lebih baik.
- Implementasi program lebih baik secara menyeluruh ke timnas.
Bukannya gue mau ikut-ikutan ngomongin bola ya, tapi emang pengen ikutan.
Biasanya kalo ada orang ngomong “Bukannya gue mau sombong”, lanjutannya emang mau sombong beneran.
Jadi kalo bilang “Bukannya saya tidak menghormati hari besar”, lanjutannya
Akhir kata, terima kasih #STY lo berhasil bikin sepakbola Indonesia menarik untuk disimak. Dan melihat berbagai kekecewaan seperti sekarang harusnya lo tau besarnya trust dan respect kami! #ThankYouSTY
Gue emang selalu abai sama timnas, karena despite the performance, kondisinya terlalu bobrok dan politis. Contohnya yang satu ini.
Pertanyaannya kan kenapa resiko diambil? Untuk timnas yang harmonis? Kalau begitu kenapa ga biarin aja sampai selesai WCQ?