menjadi “gelas kosong” di setiap lingkungan baru itu bener2 penting bgt. jangan sombong. jangan sok. jangan merasa “si paling”. kita gapernah tau kehidupan lawan bicara kita di luar sana seperti apa. we never know 😃
Mau insecure tapi temenku pernah bilang gini:
"Suatu saat yang dapetin kamu itu pasti beruntung banget, kamu orang baik, pekerja keras, apa adanya. Kamu orang yang mandiri, penyayang, selalu tulus dengan siapapun.
Punya kesabaran yang luas dan kamu punya daya tarik yang berbeda dari yang lainnya, bahkan kamu orang yang lebih memprioritaskan orang lain dibanding diri sendiri."
I often overplay my position in people's lives... I used to think it was because I had such a big giving heart, but now I'm understanding I lack boundaries. I'm always going above and beyond for those I love and when it's not returned I find myself in my feelings
In your career, you will meet a co-worker who hates you for no reason. It is very important you keep showing up at your best, keep triggering them and their insecurities.
memanusiakan manusia itu takes more than intelligence. karena jadi pintar itu mudah, but not everyone knows how to respect, to listen, and to treat others with dignity. ilmu bisa dicari, tapi adab lahir dari hati yg sadar akan nilai kemanusiaan. AND NOT EVERYONE CAN DO THAT.
bentuk kemanusiaan yang selalu gue usahain dalam diri ini adalah belajar untuk tidak menyakiti apa pun dan siapa pun. karena gue sadar, gak semua luka bisa diperbaiki, dan gak semua tabur tuai sanggup gue tanggung nantinya
Orang yang kenyang, gak akan rebutan makanan.
Orang yang bahagia, gak akan iri melihat kebahagiaan orang lain.
Orang yang fokus membangun diri, gak akan sibuk ngurusin urusan orang lain.
02.44 WIB dini hari kebangun PANIK!! 😭
Karena tiba2 suami kejut-kejut gitu, kaki sama kepalanya gerak-gerak pas tidur. Gue jelas panik, yang pertama gue lakuin cuma nepuk-nepuk sambil manggil,
"Sayang... bangun... kamu kenapa?"
Beberapa detik kemudian dia kebangun.
Dgn muka masih setengah sadar dia bilang,
"Aku mimpi jadi lele."
...
Gue yang tadinya udah siap nelpon ambulans langsung bingung harus khawatir atau ketawa. 😭🐟
sc:threadsfairypr_
give u this deep quote:
apapun yang kamu rasakan hari ini, bagaimana pun hidup membenturmu hari ini. aku harap kamu selalu punya alasan kenapa kamu harus tetap hidup. jangan biarkan omong kosong yang ada di kepalamu menghancurkanmu.
percayalah bahwa hidup lebih baik daripada mati dengan mengenaskan dan dengan cara yang buruk.
lihatlah hal-hal kecil di sekelilingmu. jika tidak bisa bertahan demi orang lain, setidaknya bertahanlah untuk dirimu sendiri. untuk setiap makanan pedas, langit biru yg selalu menarik perhatianmu, untuk bau tanah saat hujan datang, untuk ibadah yang harus kamu perbaiki, untuk cerita yang belum kamu selesaikan, untuk list buku yang belum selesai kamu baca.
aku ga tau seberapa banyak masalahmu, tapi kamu harus tau bahwa rencana Tuhan lebih luas dari kesakitan mu. jadi, tetaplah hidup sampai kematian sendiri yang menjemputmu.
guys lu pada tau kan hari ini
prabowo, bahlil dan teddy ada pidato
tapi tak satu pun dari mereka
menyinggung tentang kenaikan pertamax
kenapa dan bagaiamana nya lohh
Masih inget ga, dulu SBY mau naikin harga bensin 400 perak aja sampai pidato live di TV, minta maaf berkali-kali dengan wajah yang beneran sedih.
bahkan ada pengumuman seminggu
sebelum dinaikkan
Beliau punya banyak kekurangan tapi momen itu susah dilupain.
Pas Tsunami Aceh, beliau stay di lokasi bencana dan turun langsung. Bukan sekadar konferensi pers dari Jakarta.
Itu bukan hal yang luar biasa sebetulnya itu memang standar minimum seorang pemimpin. Tapi terasa luar biasa karena sekarang jadi langka.
Karena yang rakyat butuhkan dari seorang pemimpin di saat krisis sebenarnya sederhana:
Diakui. Ditemani. Dan kalau terpaksa ada kebijakan yang menyakitkan minimal dikasih penjelasan yang jujur, bukan denial.
Alhamdulillah, ada “good news” untuk kita semua. Dua hari ini, 9-10 Juni 2026, Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik ~ “a good beginning”.
Kabar baik ini membuktikan apa yang saya sampaikan bulan Mei 2026 yang lalu tidak keliru. Pemerintah, tentunya pemimpin kita Presiden Prabowo Subianto, masih memiliki sumber daya politik dan ekonomi untuk mengatasi tekanan ekonomi yang kita rasakan saat ini. Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita.
Pemerintah berhasil menghentikan proses pelemahan Rupiah dan IHSG yang terjadi secara sistematis (berturut-turut) dalam jumlah yang besar. Itulah sebabnya kebijakan yang dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu faktor positif dalam menghentikan rontoknya Rupiah dan IHSG. Kalau tidak, pelemahan saham dan mata uang kita bisa “unstoppable”. Pasalnya, sudah menjadi satu antara faktor “real economy”, utamanya situasi fiskal dan APBN kita termasuk beban utang yang melilit, dengan faktor psikologis dan persepsi pasar yang tidak positif.
Ke depan, hari-hari mendatang, kita berharap Pemerintah terus melakukan langkah-langkah stabilisasi ekonomi. Menyehatkan APBN kita. Membatasi dan mengendalikan jumlah utang pemerintah. Mencegah terjadinya kenaikan harga barang dan jasa yang bisa memukul kehidupan rakyat. Memulihkan kembali kepercayaan investor. Meningkatkan komunikasi yang lebih efektif sehingga kebijakan dan langkah pemerintah dimengerti oleh rakyat dan “market”. Menghentikan berbagai spekulasi dan ketidakpastian. Yang tidak kalah pentingnya, melindungi rakyat kita yang sangat terdampak dengan situasi ekonomi, termasuk dampak dari kenaikan harga BBM.
Saya tahu, karena kenyang dalam menangani tekanan ekonomi seperti ini ketika memimpin Indonesia dulu, semua ikhtiar pemerintah ini tentu memerlukan waktu. Perlu dukungan publik yang lebih kuat. Ingat, “in crucial thing, unity”. “In important thing, dialogue” dan diwadahinya keragaman pandangan yang konstruktif. Pikiran yang rasional, kebijakan yang tepat dan aksi-aksi nyata yang serius menjadi sangat penting. *SBY*
Gue ngerasa gue adalah org yg tegaan buat nge-cut off pertemanan yg gue rasa udah gak worth it buat dijalanin lagi. Setelah cut off, rasanya selalu lega, tenang, walau hidup jadi sepi, tapi akhirnya gak ada lagi drama sakit hati dll. Tapi, kadang terbersit di pikiran gue, “keknya gue bkn org yg pinter temenan, gak pinter maintance hubungan sama temen”, dll. Baru2 ini gue jg abis cut off satu temen, here’s the reasons:
kita bisa love someone dengan tulus, with all the patience we have tanpa nuntut apapun, kita bisa kasih yang terbaik tanpa syarat.
but the truth is, kita gapernah punya kontrol atas hati atau sikap orang lain. no matter how much you give, dia tetap punya pilihan dan jalannya sendiri.
sometimes love is not about letting go bukan karena rasa itu hilang, tapi karena kita sadar kalo hati selalu punya kompasnya sendiri. and the fact is, arah itu ga akan selalu menuju ke kita.
pada akhirnya kamu akan sendirian. bukan karena kamu tidak layak ditemani, tapi karena tak semua orang bisa ikut dalam prosesmu. kamu akan kehilangan arah, teman, cinta, bahkan keluarga. akan ada hari di mana satu-satunya pelukan yang kamu punya cuma dari dirimu sendiri.
begitulah dewasa bekerja. susahmu, kamu hadapi sendiri.
Sudah sekitar 5 menit pagi tadi nunggu customer gojek yang orangnya kagak muncul-muncul.
Takutnya kelamaan karena jalan makin siang makin macet, akhirnya gue inisiatif chat:
"Bu, maaf. Saya sudah di titik jemput sesuai di aplikasi."
Nggak lama, si ibu jawab:
"Apaan, Bang? Saya udah nunggu dari tadi, nggak ada tuh." Sambil kirim foto.
Pas lihat fotonya, lah itu foto gue.
Gue chat lagi:
"Maaf, Bu. Itu yang di foto kan saya."
Si ibu langsung jawab pakai capslock:
"BANG, SAMPERIN DONG KE RUMAH SAYA. SAYA KAN UDAH PAKE COMFORT CEPAT YAH. SAYA GA MAU JALAN SOALNYA."
Gue: 😑😑😑
cc:threadirvanmauludy