Seperti judulnya, memang ada anak perempuan kidal di sini yang dunia kecilnya hancur ketika kakeknya yang kolot bilang kalo pake tangan kiri ga boleh! Tangan kiri itu jahat! Tangan kiri itu tangan iblis! Tapi cerita anak kidal hanyalah pintu masuk kecil dari drama lebih besar yang coba disampaikan Shih-Ching Tsou dalam Left-Handed Girl. Drama yang juga wakilin Taiwan di ajang Oscar nanti ini terasa sederhana namun sukses ninggalin kehangatan juga kegetiran.
FYI, Tsou adalah produser dari beberapa filmnya Sean Baker. Baker sendiri di sini juga ikutan bantu nulis naskahnya, bahkan juga ngedit filmnya, jadi gak heran kalo Left Handed Girl ini seperti sepupu jauh yang dibesarkan di lingkungan lain tapi tetap punya DNA yang sama: kasih sayang yang dalam kepada karakter-karakter yang sering dilupain masyarakat, dan keyakinan bahwa cerita orang kecil sama pentingnya dengan cerita orang besar.
Dan seperti kolaborasi mereka sebelumnya, Tsou dan Baker paham betul gimana ngasih kita realitas sosial dengan cara yang sangat manusiawi, dan gak mau jadi melodramatis meski materi di depan mata begitu menggoda untuk dieksploitasi. Pengunaan kamera Iphone sebagai satu-satunya medium untuk menangkap kisah hidup dari tiga generasi perempuan Taiwan menengah ke bawah di pasar malamnya yang gemerlap, kontras dengan kenyataan hidup yang pahit bikin penontonnya jadi berasa dekat. Ya, gambar kadang goyang, fokus kadang meleset, cahaya pasar malam terlalu oranye atau terlalu putih dari lampu neon, tapi justru semua itu bikin kita ngerasa lagi nyempil di hidup mereka.
Kita gak cuma diajak melihat stigma soal tangan cebok yang masih aja tabu buat sebagian orang lewat sudut pandang I-Jing yang sangat menggemaskan. Ya, mungkin milih tangan mana yang harus digunakan terdengar sepele, tapi ini adalah contoh salah satu realita gimana sebuah kontrol keyakinan yang diwarisin turun-temurun bisa ngebunuh kebebasan dan masa depan seorang anak. Ada juga kritik pedas soal budaya patriarki keluarga Asia, Anak laki-laki dapat keistimewaan timbang anak perempuan, ada rasa bersalah yang ditanamin lewat budaya malu, serta ketakutan orang dewasa akan hal yang gak mereka pahami.
Left-Handed Girl itu tipikal drama Taiwan yang sedihnya pelan-pelan meresap, bukan tiba-tiba meledak, meski harus diakui momen acara ulang tahunnya si nenek di ujung film itu sungguh meledak dengan kejutan besar! Gak ada solusi manis ala sinetron. Gak ada momen kakek/nenek tiba-tiba sadar lalu minta maaf sambil nangis-nangis. Yang ada hanya langkah kecil, kompromi rapuh, dan harapan tipis-tipis yang mungkin besok pagi sudah hilang lagi. Tapi justru karena itulah ia terasa begitu jujur. Seperti hidup kelas menengah-bawah di Taipei (atau di mana pun di Asia): kita bertahan bukan karena tiba-tiba ada keajaiban, tapi karena kita terlalu capek untuk nyerah. Singkatnya, ini salah satu film Asia terbaik tahun ini yang wajib ditonton!
4/5
A whole life marked by a numberโฆ
but a number canโt tell an entire story.
Behind a number, there is more than fear, more than sacrifice, more than a heart that never gives up.
Behind a number, there is more than a comeback.
More than a World Champion.
He is always more. โค๏ธ๐
๐ @marcmarquez93 is the 2025 MotoGP WORLD CHAMPION! ๐
The COMEBACK is complete as he rises back to the top with his 7th #MotoGP title! ๐
#MoreThanANumber
Marc Marquez: 1043 days between last Honda win and first Ducati win
Also Marc Marquez: 168 hours between first Ducati win and second Ducati win
๐๐
Gue barusan ke BCA. Yang bantu gue bukan Satpam BCA.
Tapi CS bukan Customer Service melainkan CLEANING SERVICE..
Gila ini BCA trainingnya sampe Cleaning Service bisa bantu kebutuhan nasabah yang ga terlalu ribet.
BREAKING
Gregoria Mariska Tunjung has won the bronze medal in #badminton at #Paris2024 due to Carolina Marinโs withdrawal.
Congratulations Gregoria and get well soon, Carolina Marin!
#OlympicGames
GREGORIA MARISKA TUNJUNG LOLOS KE SEMIFINAL OLIMPIADE PARIS 2024!!!!!!!
Gregoria Mariska Tunjung๐ฎ๐ฉ vs Ratchanok Intanon๐น๐ญ, 25-23, 21-9.
Game 2 perempat final ini adalah penampilan terbaik Gregoria di #Paris2024 Begitu tenang, begitu fokus, begitu taktis.
Selanjutnya vs No 1 Dunia An Se-young๐ฐ๐ท
BISA, GRE!