Dolar naik berapapun kalian di desa-desa gak pake dolar, yang pusing itu yang suka jalan-jalan ke luar negeri.....gak gitu konsepnya pak presiden...yuk kita buka apa saya yang impor dan beli pake dolar....langsung dengan nanti Buna bilang inflasi pengamat 😁
Media raksasa dunia The Economist baru aja ngeluarin warning keras buat Indonesia!.
Dikatakan bahwa prabroro terlalu boros dan otoriter dlm menjalankan pemerintahan.
Istana membantah artikel tersebut dgn mengatakan bahwa ini adalah investasi jangka panjang
Guys, ini plot twist kasus LCC Kalbar controversy makin liar sih.
Awalnya publik fokus ke polemik acara dan keputusan jurinya.
Eh sekarang malah naik level: dua juri digugat ke Central Jakarta District Court.
Penggugatnya juga bukan orang sembarangan, tapi David Tobing.
Tuntutannya juga lumayan keras:
- dua juri diminta diberhentikan dari jabatan di People’s Consultative Assembly of Indonesia
- minta maaf terbuka di media nasional
- bahkan gugatan juga nyeret Ketua People’s Consultative Assembly of Indonesia, Ahmad Muzani
Ini yang bikin publik makin geleng-geleng:
kasus yang awalnya terlihat seperti polemik biasa sekarang berubah jadi drama hukum nasional.
Dan kalau lihat rekam jejak David Tobing, dia memang bukan tipe yang cuma ngomong di media lalu hilang.
Dia pernah terlibat di:
Business Competition Supervisory Commission of Indonesia
proses seleksi Ombudsman of the Republic of Indonesia
pernah juga menggugat Rocky Gerung
dan Raffi Ahmad saat isu protokol kesehatan dulu
PARAH !!!
50 Santriwati Anak Yatim dan Dhuafa yang Dicabuli Kiai, Lalu yang Hamil Dinikahkan. Kadang Semalam Menggilir 2 Santriwati sekaligus dikamar tidurnya, itu bukan KHILAF Tapi Kejahatan Keji. Si Kiai sengaja buat Pesantren dalam rangka mengumpulkan Daun Muda dibawah Umur untuk Memuaskan Diri, Merasakan yang masih berwarna Pink, Liang Sempit tanpa Bulu (Bulu Jagung) Seperti Para Pelaku Penuntut Ilmu Hitam, Mengorbankan Para Gadis, Menghirup Wanginya
Selangkangan Perawan. Di Setiap Tahun Ajaran Baru, Membuka Pendaftaran Santri/Santriwati dengan Program GRATIS Agar Kiai bisa Menikmati yang Gratisan, Yang Hamil Cukup Dinikahkan. 50 Orang mungkin hanya Permukaan, yang tidak terungkap mungkin saja lebih Menyesakkan. Nauzubillah tsummanauzubillahiminzalik.
Kasus dugaan pencabulan mencuat di sebuah pondok pesantren di Pati. Seorang oknum kiai berinisial S diduga telah mencabuli puluhan santriwati bahkan ada yang hingga hamil, dengan jumlah korban diperkirakan mencapai 50-an santriwati. Peristiwa ini disebut telah berlangsung selama beberapa tahun, namun baru dilaporkan pada 2024.
Mayoritas korban merupakan santriwati usia SMP, banyak di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu. Modus pelaku diduga dengan mengancam korban agar mau menuruti permintaannya, seperti menemani di kamar, dengan ancaman dikeluarkan dari pesantren. Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan dan didorong untuk diproses melalui jalur hukum
By COACH ADDIE Journalist & Behavior Analyst.
😭Ya Allah... liat ibu ini nangis sesenggukan bikin hati ikut ambyar.
Namanya Khairunnisa (Choi), jemput anaknya di Daycare Little Aresha Jogja yang baru dititip kurang dari sebulan. Eh taunya anaknya ditidurkan di lantai doang, tanpa baju, tangan sama kaki diikat kain. Kejam banget!
Pemiliknya keliatan baik-baik aja selama ini, tapi gak ada CCTV real-time, harus kasih kabar 30 menit-1 jam sebelum jemput. Red flag banget kan?
Sekarang puluhan orang tua lagi ramai-ramai lapor ke Polresta Yogya. Pelaku udah ditangkap, semoga diusut tuntas sampe penjara!
Parents, titip anak itu soal nyawa. Jangan cuma liat tempatnya bagus atau pemiliknya ramah doang. Cek CCTV, izin resmi, track record, sama testimoni orang tua dulu ya.
kata gue mah macam pelaku beginian udah ga pantas disebut manusia lagi. Iblis aja keknya masih lebih punya hati daripada kalian. Kasian banget anak kecil yang jadi korban. 😔
Iblis Berwujud Pengasuh.
Bayangkan kejahatan yang mereka perbuat, 103 bayi di siksa dan di kurung di dalam kamar sempit, ada yang sengaja di ikat dan di biarkan menangis sepanjang hari.
30 orang bayi di siksa dalam sebuah kamar berukuran 3x3 meter tanpa pakaian.
Borok ini terungkap setelah salah satu karyawan yang ijazahnya di tahan melapor ke polisi dengan membawa bukti rekaman dan foto.
Gaes, infonya yang di tahan masih pengasuh, yang punya belum ada info lebih lanjut.
Suarakan agar mereka semua di hukum dan di penjara.