Orang ini sudah diberikan segalanya, kekuasaan dan harta, tapi karena ambisi dan tak tahu diri bukannya bersyukur malah jadi duri dalam daging bagi sahabatnya sendiri.
Woooowwww...!!!! Judulnya netral, captionnya yang bikin gw pengen ngomong kasar.
Jadi gini, sebagai anggota TNI AU yang pernah bertugas memonitor pergerakan SELURUH PESAWAT di langit Indonesia, gw kasih tau biar kalian semua GA TERTIPU sama celotehan sok tahu kayak gini.
SEMUA PESAWAT MILITER punya hak untuk lewat, dengan syarat dan ketentuan berlaku.
1. Kalau mereka mau lintas damai, WAJIB bikin security dan flight clearence melalui Kemlu, Kemhan dan Mabes TNI, kaau disetujui baru mereka boleh lewat sesuai rute yg mereka mau, termasuk pesawatnya US yg sering bolak balik dari Darwin ke Jepang atau Guam lewat ALKI III.
2. Kalau mereka ga punya security dan flight clearence, mereka tetap boleh lewat, tetapi harus melambung lewat ALKI I, II maupun III. ALKI ini memang dibuka supaya pesawat militer (termasuk kapal perang) asing bisa lewat dengan damai.
3. Hal ini sudah berlangsung puluhan tahun, sejak ada Deklarasi Juanda atau UNCLOS tahun 1982, dimana negara kepulauan termasuk Indonesia tidak dipisahkan oleh perairan, melainkan DISATUKAN oleh perairan, sehingga wilayah teritorial 12 mil laut bisa diperpanjang sampai dengan ZEE di 200 mil laut dengan ketentuan yg ada.
Ayo belajar lagi, jangan malas membaca supaya ga diketawain orang lain yg kebetulan lebih paham.
KING EMYU mampu kalahkan Arsenal di Emirates. Keberhasilan MU mengkonversi celah di pertahan Arsenal jadi pembeda di laga ini. Bagaimana cara MU melakukannya?
Big thanks buat yg sudah retweet
tahun 2016 saya merintis usaha, kerja dirumah seperti aib, pengangguran, enggak jelas masa depannya. saya udah biasa diomongin orang karna kerja dirumah 😂
fast forward 10 tahun kemudian alias saat ini, orang2 banyak yg mau kerja dirumah, dekat dengan keluarga, dan bisa kerja dimana saja.
Things change so quickly, time flies
🚨 Giggs:
“Roy's right. Formations never won us games. Hunger did. We outran teams, bullied them, fought for every ball, always demanded it. We were so fluid opponents couldn’t read us. Wayne, players now, need instructions. All you needed was the ball."