mulai sekarang harus belajar untuk bisa membatasi diri dari siapapun itu, biar nanti kalau orangnya pergi, sakitnya jadi ngga berlebihan.
selalu yakini bahwa kapan saja seseorang pasti bisa berubah.
bertemu dg seseorang yg cara berfikirnya dewasa, sefrekuensi, mau diajak bercerita random, mementingkan pasangangannya, public speakingnya bagus, pergi kemanapun selalu kasih kabar, cuek, ga mudah tergoda dg lawan jenis, cukup dg satu pasangan is another level of happiness.
hubungan dewasa itu meski jarang bertemu, tapi selalu saling bicara, bercerita, saling kabar-mengabari, ga ada alasan sibuk, saling nunjukin rasa butuh setiap hari.
meski terlihat basa-basi, intinya ada komunikasi, kalo hubunganmu seperti itu,
berarti kamu & dia sama-sama setia.
makin dewasa, makin susah nyari pasangan, bukan karena pemilih atau banyak kriteria, tapi lebih ke jangan sampai salah pilih.
hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan dengan orang yg cuma mikirin cinta saja dan ga punya planning yg jelas.
satu lagi, komitmen ga sebercanda itu!
kadang kerasa banget sepinya, kerasa banget sendiriannya.
kadang kangen punya tempat cerita, kangen ada seseorang yg dijadiin tempat untuk keluh kesah.
tapi disatu sisi, mental belum siap, traumanya masih ada & juga takut akan banyak hal.
akhirnya, cuma bisa bilang; "ya udahlah".