ternyata bener yaa..
love after 25 tahun itu beda banget, udah bukan cari “spark” atau rasa salting di awal ajaa. tapi sekarang yang dicari tuu lebih ke stability, kindness, and share the goals. karna kitaa udah ngelewatin fase yang penuh permainan, drama, dan butterfly yang cepet banget ilangnya
sekarang yang dibutuhin itu lebih ke cinta yang sederhana namun dalam, kayak peace, emotional safety dan seseorang yang arah dan tujuan masa depannya tu sama sejalan sama kita
Plot twistnya:
Semoga kamu dipertemukan dengan pasangan yang secure, sefrekuensi, sekufu, emotionally stable, act of service, good attitude, good communication.
Lo sadar gak sih...
In this economy, cuma ngandelin satu sumber penghasilan tuh sama aja kayak cari mati.
Harga makin naik.
Kebutuhan makin banyak.
Inflasi jalan terus.
Tapi gaji? Segitu-gitu aja.
Makanya menurut gw, punya lebih dari satu sumber penghasilan sekarang bukan lagi sekadar soal "pengen cepet kaya."
Tapi soal punya backup.
Pernah duduk diatas sajadah, ga doa apa-apa, ga minta apa-apa, cuman bisa nafas panjang dan bilang dalam hati “Ya Allah, sesungguhnya engkau maha mengetahui apa yang terbaik untukku”
dan itu menenangkan.
Cukup masa gadisku aja yang mandiri, nanti kalo punya suami tetep aja :
"Massss, tolooongiin akuuuuu"
"Massss, bantuin akuuuuuuuu"
"Massss, minta tolongg dong.."
"Massssssssss........."