⠀⠀⠀
Ia hanya mampu berucap demikian, jawaban yang berbeda dibanding biasanya. Mungkin saja Galaksi menyadari hal itu juga.
“Terus di kantor kamu ada yang cakep gak?” Ah, tidak tahan. Lebih baik Khailani langsung tanyakan saja pada @oddiversity.
⠀⠀⠀
@oddiversity ⠀⠀⠀
Khailani harus jawab apa ya agar topik sensitif itu muncul secara natural pada obrolan mereka berdua?
Gadis itu masih memilih untuk menutup mulutnya dan mengunyah ayam goreng miliknya sembari berpikir sebentar.
“Oke aja sih?”
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
Rengekan itu terdengar biasa saja, Khailani seringkali melakukannya jika memang tengah merindukan @oddiversity di sisinya.
“Jadi gimana kerjaan kamu, Be? Aman aja?” Gadis itu buka suara bersamaan dengan satu suapan ayam goreng dan nasi ke dalam mulutnya.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
Ia tidak ingin bertanya langsung pada kekasihnya, ia hanya ingin Galaksi bercerita tentang kesehariannya di kantor, lalu ia akan mengumpulkan informasi itu dalam kepalanya yang pusing sejak kemarin.
“Nih, aku mau makan aja sambil ngobrol. Kangen tauuuu.”
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
Namun karena hal lain yang ingin ia pastikan kebenarannya secara diam-diam.
Bunyi ketukan pintu seolah menjadi pertanda jika Galaksi sudah ada di depan unitnya. Masih unit yang sama seperti pertama kali mereka menjalin kasih asmara.
⠀⠀⠀
@oddiversity ⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
“Hmmm…” Khailani berpikir ditengah kegiatannya menuang sambal di samping nasi miliknya. “Gak tau, ya? Tapi aku lebih seneng kerja kayaknya dibanding belajar gini, bebe.”
“Kalau kamu gimana? Pusing gak?” Kedua netra menatap @oddiversity.
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
@oddiversity ⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
Bibirnya masih mencebik, “Iya, kayaknya aku lebih cocok magang dibanding kuliah.”
Lantas Khailani menegakkan tubuh dan menerima sebungkus ayam dan nasi yang disodorkan kekasihnya. “Makasih, @oddiversity. Kamu terbaik!”
⠀⠀⠀
⠀⠀⠀
@oddiversity ⠀⠀
⠀⠀
Pertanyaan pertama yang dilontarkan Galaksi langsung membuat Khailani mengerucutkan bibir. Ia tidak suka dengan kenyataan jika sudah berada di semester akhir perkuliahan.
“PUYENG. Aku gak suka deh…” Kepala bersandar di atas meja sambil melihat @oddiversity.
⠀⠀
⠀⠀
@oddiversity ⠀⠀
⠀⠀
Rambutnya sudah kering, sampah maket juga sudah ia singkirkan dari meja bundar miliknya. Makan bersama di sana lebih penting dibanding maket miliknya—bercanda.
“Masuk, Beee.” Ucap Khailani saat membuka pintu dan mendapati @oddiversity ada dibalik pintu.
⠀⠀⠀
⠀⠀